Connect With Us

Korban Situ Gintung Kecewa Lambannya Pencairan Anggaran

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 26 Maret 2010 | 17:40

Pengungsi Situ Gintung di Kertamukti II, tampak sedang berbincang-bincang di depan pengungsian mereka. (dens / dira)

TANGERANGNEWS-Korban bencana jebolnya Situ Gintung di Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur mengaku kecewa dengan lambannya pencairan anggaran bantuan untuk mereka. Pasalnya, mereka baru akan mendapatkan bantuan itu tepat pada setahun tragedi Situ Gintung.
 
 Salah satu warga yang kecewa adalah  Cecep Rahmat warga RT 04/08 Kelurahan Cireunde, Kecamatan Ciputat Timur yang kini masih  menghuni Kertamukti II mengutarakan, dirinya sangat tersiksa harus menunggu setahun untuk mendapatkan uang yang menjadi hak untuk korban bencana alam.
 
"Akibatnya kami harus menderita selama setahun. Harusnya kan tidak seperti ini," kata Cecep kepada TangerangNews.com
 
 

 
Menurutnya, Pemkot Tangerang Selatan senang sekali mencicil yang diketahuinya awalnya berjumlah Rp6,7 miliar. Dia menjelaskan pernah mendapat uang dari Pemkot Tangerang Selatan lima hari menjelang lebaran sebesar Rp500 ribu. “ itu perkepala keluarga.
 
Setelah itu karena tidak turun lagi, kami melakukan somasi. Setelah itu kami baru deh mendapat lebih besar sekitar Rp23 juta perkepala keluarga,” katanya.
 
Jumlah tersebut, menurutnya berbeda-beda. Dia dapat Rp23 juta karena empat orang keluarganya meninggal, yang meliputi anak, cucu dan besan serta karena memiliki rumah dan tanah seluas 100 meter. " Sebelumnya saya juga dapat juga Rp5 juta dari Gubernur Banten," katanya.
 
Jika pada 27 Maret besok akan ada pencairan anggaran untuk korban yang memiliki lahan (rumah). Dirinya berharap tidak sampai di situ saja. Dia menginginkan pemerintah menjalankan sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku. "Jangan sampai berhenti di situ," ujarnya. (dee)

 

NASIONAL
Wacana BGN Beri MBG untuk Siswa di Arab Saudi Tuai Kritik, Anggaran Rp132 Juta per Hari Dinilai Lebih Tepat untuk Beasiswa

Wacana BGN Beri MBG untuk Siswa di Arab Saudi Tuai Kritik, Anggaran Rp132 Juta per Hari Dinilai Lebih Tepat untuk Beasiswa

Selasa, 2 Juni 2026 | 17:22

Rencana pemberian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sekitar 1.480 siswa Sekolah Indonesia di Arab Saudi menuai kritik.

BANDARA
Harga Avtur di Bandara Soekarno-Hatta Turun Jadi Rp22.190 Per Liter

Harga Avtur di Bandara Soekarno-Hatta Turun Jadi Rp22.190 Per Liter

Senin, 1 Juni 2026 | 15:26

Industri penerbangan dan pariwisata nasional dapat angin segar. PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian dengan menurunkan harga bahan bakar pesawat (Avtur) domestik yang berlaku efektif mulai hari ini, 1 Juni 2026.

OPINI
Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Senin, 1 Juni 2026 | 16:11

"Rumahku adalah surgaku", sebuah slogan yang menggambarkan bagaimana sebuah rumah menjadi tempat yang nyaman, aman dan menyenangkan bagi penghuninya. Namun, hari ini rumah bukan lagi menjadi surga yang dirindukan.

BISNIS
Sekolah dan Toko Alat Musik Berstandar Internasional Hadir di Gading Serpong Tangerang

Sekolah dan Toko Alat Musik Berstandar Internasional Hadir di Gading Serpong Tangerang

Senin, 1 Juni 2026 | 14:01

Dialogue Music, sekolah musik dan toko alat musik berstandar internasional kini hadir di Ruko Hampton Avenue, Gading Serpong, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill