Connect With Us

Polres Tangsel Amankan Manager Tempat Hiburan

Yudi Adiyatna | Minggu, 27 Mei 2018 | 04:00

| Dibaca : 1925

Petugas Polres Tangsel merazia tempat hiburan malam yang masih beroperasi di wilayah Pondok Jagung, Serpong Utara Kota Tangerang Selatan, Minggu (27/5/2018). (@TangerangNews/2018 / Yudi Adiyatna)


TANGERANGNEWS.com-Seorang manager tempat hiburan malam di wilayah Pondok Jagung, Serpong Utara  Kota Tangerang Selatan diamankan petugas Polres setempat, Minggu (27/5/2018).

berko

Bersamaan dengan itu, ratusan botol minuman keras berbagai jenis dan merek juga  disita dalam operasi cipta kondisi.

"Ada 320 botol minuman beralkohol dengan berbagai jenis serta seorang manajer tempat hiburan diamanman ke Mapolres," terang Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP,  Alexander Yurikho.

miras

Penahanan tersebut dilakukan karena dia nekat melanggar surat edaran Wali Kota Tangsel terkait larangan beroperasi tempat hiburan malam selama Ramadan.

"Operasi digelar dengan sasaran curas, curat, curanmor, narkoba, senpi, sajam, aksi tawuran Remaja, trek-trekan dan untuk mencegah terjadinya tindak pidana," papar Alexander.

Selain mengamankan ratusan botol minuman keras, operasi yang melibatkan hampir 100 personel gabungan dari Polres Tangsel dan Kodim 05/06 Tangerang ini pun turut mengamankan sembilan kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi dengan surat kelengkapan berkendara.(RAZ/HRU)

OPINI
Tantangan Profesi Polisi Zaman Now

Tantangan Profesi Polisi Zaman Now

Rabu, 18 Juli 2018 | 18:00

TANGERANGNEWS.com-Anak saya yang baru menapaki usia lima tahun terpesona tayangan di sebuah televisi swasta. Di usia yang belum dapat menggunakan nalar sebagai kelengkapan berfikir itu, ia justru telah hapal slogan yang

BANDARA
Dirjen Imigrasi Sidak Kesiapan Pelayanan Keimigrasian di Bandara Soetta

Dirjen Imigrasi Sidak Kesiapan Pelayanan Keimigrasian di Bandara Soetta

Senin, 24 September 2018 | 16:00

TANGERANGNEWS.com-Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Ronny Franky Sompie melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Senin (24/9/2018).

"Kita tidak boleh menerima nasib buruk dan pasrah menerimannya sebagai kutukan. Kalau kita mau hidup bebas, kita harus belajar untuk terbang"

Gie