Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI
Senin, 12 Januari 2026 | 11:20
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.
TANGERANGNEWS.com-MZS, 16, korban penyerangan yang dicelurit dan dipukuli pakai stik golf tawuran di Cirendeu, Ciputat, Kota Tangerang Selatan akhirnya menjalani operasi pemulihan, penyambungan organ tubuhnya yang putus tersebut di Rumah Sakit. MZS yang juga remaja pelaku aksi tawuran antar kampung tersebut diketahui menderita tangan putus akibat bentrokan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Tangsel , AKP Alexander Yurikho mengatakan, pihaknya terus berkordinasi dengan pihak RS Fatmawati, Jaksel guna memonitor kondisi dan kesehatan korban pasca operasi yang telah dilakukan oleh tim dokter.
"Korban dalam pemulihan sehabis operasi. Dicoba untuk disambungkan kembali organ gerak-nyah," terang Alexander, Minggu (27/5/2018).
Upaya penyambungan kembali lengan kanan korban yang putus itu pun bisa dilakukan. Karena korban cepat tertolong dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, sebelum korban kehilangan banyak darah akibat putus nya urat nadi pergelangan tangannya itu.
"Berfungsi atau tidaknya lagi (lengan korban), masih diobservasi," jelasnya.
Selain memantau kondisi kesehatan fisik korban, pihak kepolisian pun berkoordinasi dengan P2TP2A dan Satgas Anti Kekerasan Anak Kota Tangerang Selatan untuk melakukan pendampingan dan proses Trauma healing kepada korban yang masih dibawah umur tersebut.
"Selain diupayakan kesembuhannya, korban juga akan mendapatkan pendampingan dan proses trauma healing," paparnya.(DBI/RGI)
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan kembali merevitalisasi Alun-alun Ahmad Yani yanh ditargetkan rampung pada 2026.
Cuaca buruk berupa hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Tangerang sejak pagi hari ini memicu gangguan besar pada operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Senin 12 Januari 2026.
Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews