Connect With Us

Polres & Pemkot Tangsel Beri Santunan Korban Tawuran yang Tangannya Putus

Yudi Adiyatna | Senin, 28 Mei 2018 | 22:21

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan dan Pemkot Tangsel mengunjungi korban tawuran yang pergelangan tangannya putus di RS Fatmawati, Jaksel. (TangerangNews.com/2018 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Polres Tangerang Selatan bersama dengan Pemkot Tangsel memberi santunan dan menangung biaya operasi serta perawatan medis terhadap Zaelani Sidiq, 21, korban tawuran yang pergelangan tangannya putus.

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan mengatakan, santunan diberikan melihat kondisi korban yang mengalami luka berat. Selain itu, korban merupakan anak yatim yang baru dua bulan ditinggal orangtuanya.

"Dia baru ditinggal orangtuanya dan sehari-hari pekerjaan dia hanyalah petugas kebersihan di salah satu perumahan di Cirendeu," terang Kapolres Tangsel.

Selain itu, masih menurut Kapolres, dirinya telah menghubungi Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany agar Pemkot Tangsel bisa membantu menanggung biaya perawatan korban hingga benar-benar pulih dan bisa beraktivitas kembali.

"Kami memberi donasi untuk sedikit meringankan. Kami sudah berkoordinasi dengan ibu wali kota untuk membantu biaya perawatan korban," terangnya lagi.

Korban sendiri, pada Minggu (27/5/2018) kemarin, telah menjalani operasi penyambungan lengan kanannya yang putus akibat sabetan celurit, di RS Fatmawati, Jaksel. Hingga kini tim dokter masih terus memonitor pemulihan  tangan korban. Belum bisa dipastikan kemungkinan berfungsi kembali atau tidaknya lengan korban pasca operasi yang telah dilakukan.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Komisi III DPR Minta Penyelesaian Kasus Pembubaran Ibadah di Tangerang Jangan Dibiasakan Damai

Komisi III DPR Minta Penyelesaian Kasus Pembubaran Ibadah di Tangerang Jangan Dibiasakan Damai

Senin, 21 September 2026 | 20:55

Jagat media sosial dihebohkan dengan video aksi pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) oleh sekelompok warga di Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, pada Minggu 20 September 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

BANTEN
Paguyuban Tionghoa Banten Jajaki Kerja Sama Percepatan Sertifikasi Halal Bersama PHRI

Paguyuban Tionghoa Banten Jajaki Kerja Sama Percepatan Sertifikasi Halal Bersama PHRI

Senin, 21 September 2026 | 21:21

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Banten menjajaki kerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk mendorong percepatan sertifikasi halal bagi anggota yang bergerak di bidang usaha kuliner.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill