Connect With Us

Korban Ledakan Wisma BCA BSD Serpong Kritis

Yudi Adiyatna | Kamis, 31 Mei 2018 | 20:17

| Dibaca : 12543

Salah satu korban ledakan di lantai 4 Wisma BCA BSD Serpong di larikan ke Rumah Sakit. (TangerangNews.com/2018 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Empat orang korban ledakan di wisma BCA BSD Serpong mengalami luka yang cukup serius. Para korban yang dilarikan ke RS Eka Hospital BSD Serpong, Kota Tangsel tersebut mengalami luka disekujur tubuh. 

Dari gambar yang diperoleh redaksi TangerangNews.com terlihat, salah satu korban terparah mengalami luka bakar hingga kulit terkelupas di sekujur tubuh. Sedangkan yang lainnya mengalami luka dengan keluarnya banyak darah dari kepala hingga kritis. 

 

Sebelumnya, empat orang teknisi AC masing-masing bernama Zaenudin, Iwan, Asep dan Arif yang sedang melakukan perbaikan salah satu outdoor AC di lantai 4 Wisma BCA. Mereka menjadi korban ledakan akibat meledaknya blower AC yang sedang mereka perbaiki.

" Saat ini para korban di rawat di RS Eka Hospital," terang Kapolsek Serpong Kompol Dedy Kurniawan.(RAZ/HRU)

TOKOH
Yusuf Mansur Ceritakan Al-Qur'an Selamatkan Hidupnya di Penjara

Yusuf Mansur Ceritakan Al-Qur'an Selamatkan Hidupnya di Penjara

Kamis, 23 Mei 2019 | 10:26

TANGERANGNEWS.com-Peringatan turunnya kitab suci Al-Qur'an atau dikenal dengan istilah Nuzulul Qur'an, menjadi pengalaman tersendiri bagi ustadz

BANDARA
Hore, Halal Park Resmi Hadir di Bandara Soekarno-Hatta

Hore, Halal Park Resmi Hadir di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 23 Mei 2019 | 19:36

TANGERANGNEWS.com-PT Angkasa Pura II kembali berinovasi dengan meluncurkan Halal Park sebagai destinasi wisata belanja halal di Plaza Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (23/5/2019).

MANCANEGARA
Fethullah Gulen Tuding Erdogan Rusak Demokrasi Turki

Fethullah Gulen Tuding Erdogan Rusak Demokrasi Turki

Selasa, 26 Maret 2019 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-Ulama kharsimatik, Fethullah Gulen menilai demokrasi di Turki telah dirusak Presiden Recep Tayyip Erdogan. Namun Fethullah Gulen percaya kondisi itu tak akan berlangsung lama.

"Jurnalisme, karena menyangkut pengumpulan informasi, sedikit berbeda dari pekerjaan intelijen. Dalam penilaian saya, pekerjaan seorang jurnalis sangat menarik."

Vladimir Putin (Presiden Rusia)