Connect With Us

Korban Ledakan Wisma BCA BSD Serpong Kritis

Yudi Adiyatna | Kamis, 31 Mei 2018 | 20:17

| Dibaca : 12377

Salah satu korban ledakan di lantai 4 Wisma BCA BSD Serpong di larikan ke Rumah Sakit. (TangerangNews.com/2018 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Empat orang korban ledakan di wisma BCA BSD Serpong mengalami luka yang cukup serius. Para korban yang dilarikan ke RS Eka Hospital BSD Serpong, Kota Tangsel tersebut mengalami luka disekujur tubuh. 

Dari gambar yang diperoleh redaksi TangerangNews.com terlihat, salah satu korban terparah mengalami luka bakar hingga kulit terkelupas di sekujur tubuh. Sedangkan yang lainnya mengalami luka dengan keluarnya banyak darah dari kepala hingga kritis. 

 

Sebelumnya, empat orang teknisi AC masing-masing bernama Zaenudin, Iwan, Asep dan Arif yang sedang melakukan perbaikan salah satu outdoor AC di lantai 4 Wisma BCA. Mereka menjadi korban ledakan akibat meledaknya blower AC yang sedang mereka perbaiki.

" Saat ini para korban di rawat di RS Eka Hospital," terang Kapolsek Serpong Kompol Dedy Kurniawan.(RAZ/HRU)

HIBURAN
Artis Ibukota Ramaikan Celebrity Market Bazaar di Tangcity Mall

Artis Ibukota Ramaikan Celebrity Market Bazaar di Tangcity Mall

Sabtu, 28 Juli 2018 | 17:51

TANGERANGNEWS.com-Pamer produk andalan, artis ibukota banjiri bazaar di Tangerang. Mulai dari pakaian, hijab, kosmetik, sampai

OPINI
Tantangan Profesi Polisi Zaman Now

Tantangan Profesi Polisi Zaman Now

Rabu, 18 Juli 2018 | 18:00

TANGERANGNEWS.com-Anak saya yang baru menapaki usia lima tahun terpesona tayangan di sebuah televisi swasta. Di usia yang belum dapat menggunakan nalar sebagai kelengkapan berfikir itu, ia justru telah hapal slogan yang

PROPERTI
Astra Tol Tamer Siap Sambut Libur Panjang Imlek 2018

Astra Tol Tamer Siap Sambut Libur Panjang Imlek 2018

Senin, 19 Februari 2018 | 12:00

TANGERANGNEWS.com-Menghadapi libur Imlek 2018, ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak (ASTRA Tol Tamer) siap memberikan pelayanan terbaik untuk pengguna jalan. Baik peningkatan pelayanan transaksi, maupun kondisi jalan hingga pelayanan keamanan.

"Kita tidak boleh menerima nasib buruk dan pasrah menerimannya sebagai kutukan. Kalau kita mau hidup bebas, kita harus belajar untuk terbang"

Gie