Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:27
Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.
TANGERANGNEWS.com-Keluarga besar lembaga swadaya masyarakat (LSM) Gerakan Pemburu Koruptor (Gempur) Tangerang Selatan, mengadakan kegiatan buka bersama dengan anak yatim dan kaum dhuafa.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di kediaman Ketua Umum Gempur Saprudin Roy, di Jalan Garut, RT01/01, Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, Tangsel, Minggu (3/6/2018).

Saprudin yang juga sebagai owner PT Kaisar Real Lestari mengatakan, di bulan Ramadan ini harus memperbanyak ibadah, salah satunya dengan cara bersedekah kepada saudara-saudara muslim yang kurang mampu.
"Kami telah mengundang masyarakat yang kurang mampu sekitar 500 orang di wilayah Tangsel, kami membantu mereka dengan membagikan sembako sekaligus santunan," ucapnya.
Saprudin melanjutkan, dalam kegiatan yang bertema "Indahnya Kebersamaan" ini sudah kedua kalinya digelar. "Kami berkomitmen untuk selalu membantu masyarakat apabila ada yang membutuhkan. Harapannya Semoga kedepannya lembaga kami selalu bisa exis di masyarakat," ungkapnya.
Nenek Zahara, 70, warga Kampung Pondok Bahar, Kelurahan Pondok Jagung Barat, Kecamatan Pondok Aren, yang mendapatkan santunan merasa bersyukur atas kegiatan yang dilakukan keluarga besar Gempur.
Ia mengungkapkan tentang keluarganya yang mempunyai anak banyak, tetapi hanya saja mereka cuma bekerja sebagai tukang bangunan. Ada juga yang masih belum bekerja atau nganggur, sehingga kelurganya sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Saya sayang berterima kasih atas bantuan ini, karena sangat membantu keluarga saya," ungkapnya.(RAZ/HRU)
Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.
TODAY TAGTiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews