Connect With Us

Ini Identitas Korban Tawuran Pelajar yang Kritis Tertancap Sajam

Yudi Adiyatna | Selasa, 31 Juli 2018 | 19:00

| Dibaca : 56685

Ruang IGD RS Hermina,Serpong. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pelajar korban tawuran tergeletak kritis di ruang Instalasi Gawat Darurat RS Hermina, Serpong akibat terkena senjata tajam di bagian kepala saat terlibat tawuran di depan Taman Tekno, Jalan Raya Puspitek, Setu, Tangsel, Selasa (31/7/2018).

Korban dilarikan ke RS tersebut karena luka berat di kepala setelah senjata tajam jenis klewang tertancap dikepalanya.

"Namanya Ahmad Fauzan, umur 18 tahun Sekolah di SMK Sasmita, kelas 3," ucap Wida salah seorang sepupu korban saat ditemui Tangerangnews.com di depan ruang IGD RS Hermina, Serpong.

Dirinya mengatakan pihak keluarga syok mendengar kabar Fauzan yang tinggal bersama orangtuanya di wilayah Pedurenan, Gunung Sindur, Bogor itu menjadi korban tawuran pelajar yang kini kondisinya mengenaskan.

"Saya kaget, gak tau kalau dia suka tawuran atau engga. Soalnya saya kerja," tambahnya lirih.

Sebelumnya, sekitar pukul 16.00 tadi, dua kelompok pelajar dari SMK Sasmita Jaya Pamulang dengan SMK Bhipuri terlibat tawuran, selain saling melempar batu, mereka juga membawa beragam jenis senjata tajam. 

Tawuran tersebut beelangsung sekitar 15 belas menit karena dibubarkan warga setempat. Satu pelajar terluka parah dikepala akibat terkena sabetan senjata tajam jenis klewang.(MRI/RGI)

NASIONAL
DPR Bahas RUU Ciptaker, GPII: Jangan Abaikan Masukan

DPR Bahas RUU Ciptaker, GPII: Jangan Abaikan Masukan

Rabu, 3 Juni 2020 | 21:55

TANGERANGNEWS.com-Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) meminta DPR bekerja cepat dalam pembahasan RUU Cipta Kerja (Ciptaker) untuk memulihkan ekonomi akibat COVID-19

BANDARA
Penutupan Fasilitas Bandara Soetta Diperpanjang Hingga 14 Juni

Penutupan Fasilitas Bandara Soetta Diperpanjang Hingga 14 Juni

Kamis, 4 Juni 2020 | 12:23

TANGERANGNEWS.com–Penutupan sejumlah fasilitas di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang diperpanjang hingga 14 Juni 2020.

MANCANEGARA
Malas Merawat, Ibu di China Dikubur Hidup-hidup Anaknya

Malas Merawat, Ibu di China Dikubur Hidup-hidup Anaknya

Minggu, 10 Mei 2020 | 10:24

TANGERANGNEWS.com-Nasib malang dialami seorang ibu di China. Dia dikubur hidup-hidup oleh sang anak lantaran enggan merawatnya. Beruntung dia berhasil selamat

"Belajar dari hari kemarin, hiduplah untuk hari ini, berharaplah untuk hari esok "

Albert Einstein