Connect With Us

Polisi Periksa 16 Pelajar Tangsel yang Terlibat Tawuran

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 2 Agustus 2018 | 16:00

Polres Tangsel saat merazia anak pelajar SMK Bhipuri Serpong. (TangerangNews.com/2018 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Polisi telah mengetahui identitas para pelajar yang membawa senjata tajam (sajam) saat tawuran di depan Taman Tekno, Jalan Raya Puspitek, Setu, Tangsel, Selasa (31/7/2018). Mereka berjumlah 16 orang yang berasal dari Sekolah SMK Bhipuri Serpong dan SMK Sasmita Jaya Pamulang.

“Kita sudah menemukan hampir seluruh pelajar yang membawa sajam saat tawuran. Ada 16 orang,” jelas Kasat Reskrim Polres Tangsel Alexander Yorikho, Kamis (2/7/2018).

Saat ini mereka tengah menjalani pemeriksaan di Polres Tangsel. Namun polisi belum menemukan pelaku yang melakukan penusukan terhadap Ahmad Fauzan, pelajar kelas 3 di SMK Sasmita Jaya, yang saat ini dirawat di RSCM karena kondisinya kritis. “Belum itu, masik kita selidiki,” ungkap Alexander.

Seperti diketahui, puluhan pelajar yang terlibat tawuran dari dua sekolah yakni SMK Sasmita Jaya Pamulang dan SMK Bhipuri terjadi di depan Taman Tekno, Selasa (31/7/2018) lalu. Selain menggunakan batu, dua kelompok pelajar itu juga membawa beragam senjata tajam.

Akibat tawuran itu, Ahmad Fauzan, pelajar kelas 3 di SMK Sasmita Jaya, Pamulang mengalami luka serius dikepala. Senjata tajam sejenis pedang tertancap dipipi kirinya. Bahkan tim medis di RS Hermina, Serpong tidak bisa melakukan tindakan medis karena keterbatasan perlengkapan medis. Korban kemudian dirujuk ke RSCM Jakarta.(RAZ/RGI)

KOTA TANGERANG
Pendaftaran Dibuka 12 Januari, Ini Syarat Dapat Bansos Mahasiswa Rp6 Juta di Kota Tangerang

Pendaftaran Dibuka 12 Januari, Ini Syarat Dapat Bansos Mahasiswa Rp6 Juta di Kota Tangerang

Jumat, 9 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) resmi membuka Pendaftaran Bantuan Sosial (Bansos) Mahasiswa untuk Murni Tahun Anggaran 2027.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill