8 Tahun Dibangun, Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati Jadi Destinasi Wisata Baru di Tangerang
Selasa, 21 Juli 2026 | 15:46
Kabupaten Tangerang kini memiliki destinasi wisata religi, budaya, dan edukasi baru yang sarat akan nilai toleransi.
TANGERANGNEWS.com-Polisi telah mengetahui identitas para pelajar yang membawa senjata tajam (sajam) saat tawuran di depan Taman Tekno, Jalan Raya Puspitek, Setu, Tangsel, Selasa (31/7/2018). Mereka berjumlah 16 orang yang berasal dari Sekolah SMK Bhipuri Serpong dan SMK Sasmita Jaya Pamulang.
“Kita sudah menemukan hampir seluruh pelajar yang membawa sajam saat tawuran. Ada 16 orang,” jelas Kasat Reskrim Polres Tangsel Alexander Yorikho, Kamis (2/7/2018).
Saat ini mereka tengah menjalani pemeriksaan di Polres Tangsel. Namun polisi belum menemukan pelaku yang melakukan penusukan terhadap Ahmad Fauzan, pelajar kelas 3 di SMK Sasmita Jaya, yang saat ini dirawat di RSCM karena kondisinya kritis. “Belum itu, masik kita selidiki,” ungkap Alexander.
Seperti diketahui, puluhan pelajar yang terlibat tawuran dari dua sekolah yakni SMK Sasmita Jaya Pamulang dan SMK Bhipuri terjadi di depan Taman Tekno, Selasa (31/7/2018) lalu. Selain menggunakan batu, dua kelompok pelajar itu juga membawa beragam senjata tajam.
Akibat tawuran itu, Ahmad Fauzan, pelajar kelas 3 di SMK Sasmita Jaya, Pamulang mengalami luka serius dikepala. Senjata tajam sejenis pedang tertancap dipipi kirinya. Bahkan tim medis di RS Hermina, Serpong tidak bisa melakukan tindakan medis karena keterbatasan perlengkapan medis. Korban kemudian dirujuk ke RSCM Jakarta.(RAZ/RGI)
Kabupaten Tangerang kini memiliki destinasi wisata religi, budaya, dan edukasi baru yang sarat akan nilai toleransi.
TODAY TAGBangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses
RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan robot bedah Da Vinci Xi, teknologi kesehatan terbaru yang diklaim mampu meningkatkan presisi operasi sekaligus mengurangi kebutuhan tindakan bedah dengan sayatan besar.
Setelah penantian selama 25 tahun, perbaikan Jembatan Piano yang menghubungkan Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang akhirnya mulai dikerjakan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews