Connect With Us

Pegiat Nilai Gerakan #2019GantiPresiden Inkonstitusional, Polri Diminta Bertindak

Yudi Adiyatna | Senin, 13 Agustus 2018 | 23:00

| Dibaca : 16985

Kegiatan Talkshow mahasiswa & pemuda tangerang selatan di Joker Caffe,Ciputat Tangsel, Senin (13/8/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Pegiat Lembaga Komunikasi Kajian Strategis Pemerintahan (LKSP) menilai gerakan #2019GantiPresiden inkonstitusional dan menimbulkan polemik hukum. Pasalnya gerakan yang awalnya hanya sebuah tagar di media sosial kini telah merambah ke gerakan nyata dengan adanya rencana deklarasi.

Menurut Wahid Hasyim, Direktur LKSPl, polemik hukum itu dikarenakan saat ini masih berlangsung pemerintahan dipilih secara konstitusional, sementara masa kampanye Pemilu 2019 pun belum dimulai. 

"Namun telah ada sekelompok orang secara terkoordinasi dan terorganisir melakukan kampanye secara masif untuk mengganti Presiden. Fenomena tersebut justru malah meresahkan masyarakat Indonesia," kata Wahid, Senin (13/8/2018) di Joker Caffe,Ciputat Tangsel.

Masih kata dia, gerakan yang berawal dari tagar di media sosial itu awalnya berlindung dengan argumentasi kemerdekaan menyampaikan pendapat sebagaimana diatur dalam pasal 28E ayat (3) UUD 1945 yang menyatakan setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.

"Namun, hak yang dijamin konstitusi tersebut diterjemahkan dalam UU Nomor 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum," tambahnya.

Lanjut Wahid, pasal 6 Undang-undang (UU) Nomor 9 Tahun 1998 secara sangat jelas menegaskan bahwa warga negara yang menyampaikan pendapat di muka umum berkewajiban dan bertanggung jawab untuk menghormati hak-hak dan kebebasan orang lain, menghormati aturan-aturan moral yang diakui umum, menaati hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, menjaga dan menghormati keamanan dan ketertiban umum dan menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa.

"Kegiatan kampanye (#2019GantiPresiden) juga sudah mencirikan kegiatan keormasan, maka harus tunduk pada peraturan perundang-undangan yang mengatur dan berkaitan dengan Organisasi Masyarakat," bebernya.

Sementara, jika ada partai politik yang menyatakan menjadi penyokong kampanye #2019GantiPresiden tersebut, maka partai politik bersangkutan dapat dikenai sanksi UU Pemilu. 

Karenanya, ia menilai bahwa gerakan kelompok pendukung gerakan #2019GantiPresiden bercirikan keormasan, namun ormas tersebut ilegal karena tidak terdaftar atau ijin dari kementerian terkait (Kemendagri).

“Maka dari itu, LKSP yang tergabung dari kelompok mahasiswa dan pemuda Tangerang Selatan menolak deklarasi gerakan #2019GantiPresiden dan mendorong Polri untuk menindak aktivitas kampanye tersebut sebagaimana perintah peraturan perundang-undangan.” tukasnya.(MRI/RGI)

TANGSEL
Caleg Demokat Diduga Tebar Uang, Begini Reaksi Aktivis Tangsel

Caleg Demokat Diduga Tebar Uang, Begini Reaksi Aktivis Tangsel

Jumat, 19 April 2019 | 18:53

TANGERANGNEWS.com-Pegiat Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH) mendesak Bawaslu Tangsel untuk mengusut tuntas dugaan praktik politik

NASIONAL
Perlindungan Nelayan Terhambat Regulasi

Perlindungan Nelayan Terhambat Regulasi

Minggu, 14 April 2019 | 11:00

TANGERANGNEWS.com-Perlindungan negara pada nelayan menurut Anggota Komisi IX DPR Marinus Gea belum maksimal karena terhadang oleh regulasi.

HIBURAN
Rindu Liburan Bernuansa Pedesaan dengan Suhu Dingin?  Datang ke ICEFEST 2019 Yuk

Rindu Liburan Bernuansa Pedesaan dengan Suhu Dingin? Datang ke ICEFEST 2019 Yuk

Kamis, 11 April 2019 | 16:00

TANGERANGNEWS.com-Bagi anda yang rindu liburan bernuansa pedesaan dengan suhu sangat dingin, mari kita datang ke ICEFEST 2019 pada 19 - 29 Desember di ICE BSD, Kabupaten Tangerang.

SPORT
Puluhan Skater Muda Unjuk Skill di Forkot 2019

Puluhan Skater Muda Unjuk Skill di Forkot 2019

Minggu, 24 Maret 2019 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 45 penggiat skateboard (skater) mengikuti kejuaraan Skateboard Competition dalam pagelaran Festival Olahraga Kota Tangerang (Forkot) ke-4 tahun 2019.

"Untuk bisa sukses, keinginan Anda untuk sukses harus lebih besar dari pada ketakutan Anda untuk gagal."

Bill Cosby