Connect With Us

Beda Sendiri, DPRD Tangsel Tidak Gelar Paripurna Pidato Kenegaraan

Yudi Adiyatna | Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:20

Gedung DPRD Tangsel. (@TangerangNews / Denni Bagus Irawan)

 

TANGERANGNEWS.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan tak menggelar Rapat Paripurna Istimewa Dalam Rangka Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Pada HUT Kemerdekaan RI ke-73.

Padahal dua wilayah yang bersebelahan langsung dengan Tangsel yakni Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang menggelar rapat paripurna tersebut, serta dihadiri puluhan anggota DPRD, Kepala Daerah beserta pejabat setempat.

Berdasarkan Laporan Rapat Hasil Badan Musyawarah DPRD Tangsel Nomor 013-Prog/Banmus/VIII/2018, tercatat agenda DPRD Tangsel pada hari ini adalah melakukan kunjungan kerja alat kelengkapan dewan. Tidak tercatat adanya agenda sidang paripurna istimewa mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI tersebut.

"Emang tiap tahun enggak ada di sini (rapat paripurna )," terang salah seorang anggota DPRD Tangsel yang enggan disebut namanya ketika dihubungi Tangerangnews.com, Kamis (16/8/2018).

Sementara itu, Ketua DPRD Tangsel H Moch Ramlie ketika dikonfirmasi Tangerangnews.com mengakui jika lembaga yang dipimpinnya tersebut tak pernah menggelar kegiatan Paripurna mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Jelang Peringatan HUT RI.

Ramlie beralasan hal tersebut karena memang tidak ada aturan ataupun yang tercantum dalam tata tertib DPRD Tangsel bahwa kegiatan itu harus diikuti.

"Emang enggak ada ditatibnya (menyelenggarakan paripurna)," singkatnya.(RAZ/HRU)

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill