Connect With Us

Hydran BJ Home Tak Berfungsi, Petugas Pemadam Kesulitan Padamkan Api

Yudi Adiyatna | Sabtu, 25 Agustus 2018 | 23:32

Tampak satu buah mobil tangki berisi air bertuliskan 'Sinarmas Land' berada di lokasi membantu menyuplai air untuk proses pemadaman BJ Home. (TangerangNews.com/2018 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Tangsel harus bekerja ekstra memadamkan api yang membakar BJ Home Supermarket Bahan Bangunan di Jalan Pahlawan Seribu Serpong, Sabtu (25/8/2018) malam. Pasalnya sumber air yang digunakan untuk memadamkan api tak tersedia di lokasi sehingga mengharuskan petugas pemadam mencari sumber air dari lokasi terdekat.

"Kata mekaniknya ada hydran di dalem tapi gak berfungsi," ucap salah petugas pemadam kebakaran kepada Tangerangnews.com

Akibat tidak berfungsinya hydran tersebut petugas pemadam kebakaran harus membawa mobil pemadamnya mencari air ke sumber air di hydran terdekat yang berjarak sekitar 1.5 kilometer.

"Kita muter mas ngambil airnya ke golf (Damai Indah Golf BSD)," ucapnya lagi

Selain mengambil  air dari pipa hydran terdekat, pantauan Tangerangnews.com di lokasi terlihat satu buah mobil tangki berisi air  bertuliskan 'Sinarmas Land' berada di lokasi membantu menyuplai air untuk proses pemadaman.

"Iya ini mobil dari bagian kompos isinya 5000 liter buat bantu pemadaman," ucap Agung, sopir truk bermuatan air tersebut.(RMI/HRU)

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill