Connect With Us

Krypto Event, Seminar Investasi Mata Uang Digital Digelar di BSD City

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 26 Agustus 2018 | 10:00

Kegiatan acara Krypto Event yang digelar Sinar Mas Land di auditorium 9 gedung GOP 9, BSD Green Office Park, Kabupaten Tangerang, Sabtu (25/8/2018). (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sinar Mas Land sebagai pionir integrated smart digital city mendukung acara Krypto Event, yang diselenggarakan KryptoSEA di auditorium 9 gedung GOP 9, BSD Green Office Park, Kabupaten Tangerang,  Sabtu (25/8/2018).

KryptoSEA merupakan platform fintech yang menjembatani antara dunia keuangan tradisional (flat money) dan keuangan berbasis teknologi blockchain.

Singkatnya KryptoSea adalah sebuah exchange yang didesain sedemikian rupa dengan teknologi cloud. Serta interface yang memudahkan para trader melakukan transaksi crypto currency.

Kryptosea dimulai dengan adanya sebuah problem, yakni masih kurangnya jumlah exchange yang ada dan begitu banyak pemain yang berkecimpung dalam crypto di pasar Asia Tenggara. 

Seperti diketahui pasar di negara Asia Tengara cukup besar terutama negara Indonesia. KryptoSea tidak hanya membuat sebuah crypto exchange yang aman, stabil dan interface yang mumpuni.

Sejumlah narasumber pengisi event ini adalah Donny Pramono Owner Sour Sally, Calvin Kizana Founder and CEO of PicMix and PlayDay, serta Josh Hong dari IBM Singapura. Mereka membagikan trik and tips dalam membeli Initial Coin Offering atau ICO yang tepat serta kuntungan yang dapat digunakan sehari-hari.

Irawan Harahap, Digital Hub Project Leader menjelaskan, sebuah kebanggaan bagi Sinar Mas Land khususnya BSD City dapat menjadi host venue perhelatan acara Krypto Event.

"Kami menyadari kemajuan teknologi berimbas disemua sektor termasuk sistem pembayaran yang mulai shifting ke dunia digital seperti crypto currency. Untuk itu, kami perlu menyesuaikan dengan perkembangan tersebut," jelasnya. 

Acara ini tentunya akan memberikan nilai tambah bagi BSD City, karena kerap kali menjadi host dari sejumlah event di dunia IT dan Digital. BSD City saat ini juga tengah bertransformasi menjadi Integrated smart digital city dan sedang membangun sebuah kawasan Digital Hub, yaitu sebuah kawasan khusus bagi pelaku usaha di dunia industry IT dan Teknologi Digital. 

Sekarang ini, teknologi blockchain dan cryptocurrency telah menjadi fenomena global yang banyak dikenal orang. Bahkan banyak perusahaan di dunia yang juga akhirnya berlomba-lomba untuk memanfaatkan teknologi blockchain ini untuk berbagai bidang, serta menciptakan cryptocurrency mereka sendiri. 

Indonesia pun tidak ingin ketinggalan untuk terjun dalam bidang ini. Salah satunya adalah KryptoSEA yang merupakan platform Fintech yang menjembatani antara dunia keuangan tradisional (flat money) dan keuangan berbasis teknologi blockchain. 

Platform ini adalah proyek ICO baru berasal dari Indonesia yang memfokuskan bisnisnya pada cryptocurrency exchange pada wilayah SEA (South East Asia).

Core dari KryptoSEA adalah bursa aset digital (crypto exchange) di mana pengguna bisa menjual atau membeli “blue-chip” cryptocurrencies seperti Bitcoin, Ethereum dan Stellar. 

Masyarakat juga dapat menantikan token-token baru asli Indonesia. Semua penggalangan ICO (Initial Coin Offering) di bursa KryptoSEA akan melalui proses Due Dilligence yang ketat, sehingga memastikan kualitas dan legalitas aset digital yang dilisting. 

“KryptoSEA percaya bahwa ICO dan Bursa Aset Digital akan mendisrupsi IPO dan bursa saham tradisional pada masa mendatang. Target user KryptoSEA adalah konsumen produk keuangan di Asia Tenggara, ” ujar Toto Kurnia Co-founder KryptoSEA. 

Berbeda dari cryptocurrency pada umumnya yang tidak dimengerti orang awam, KryptoSEA akan meluncurkan satu aplikasi dompet untuk memasyarakatkan cryptocurrency. 

Aplikasi yang akan menjadi fintech marketplace ini memungkinkan aset digital bekerjasama dengan berbagai pemain tradisional fintech seperti P2P lending, e-Wallet, Ecommerce, Loyalty, Remittance dan sebagainya.

Untuk memudahkan penukaran aset digital dan fiat money, KryptoSEA app akan menyediakan fitur "Human ATM" dan "Kios Mitra" dimana berbagai individu dan lokasi bisa menjembatani pertukaran.

Melalui kerjasama pihak ketiga, saat ini sudah ada lebih dari 7.000 kios di seluruh Indonesia yang siap bekerjasama menjadi "Kios Mitra" KryptoSEA.

KryptoSEA juga meluncurkan tokennya sendiri "SEA token" yang akan menjadi "perangko" dalam seluruh transaksi di platform fintech KryptoSEA. Aplikasi KryptoSEA berencana launching pada kwartal empat 2018. Walaupun produk belum launching, sudah ada lebih dari 2500 user terdaftar di platform KryptoSEA. 

Intuk diketahui, KryptoSEA didirikan pada tahun 2018 oleh dua sekawan dari Bandung yaitu Toto Kurnia, Abed Darmawan.(RAZ/RGI)

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill