Warga Layangkan Class Action Soal Sampah, Pemkot Tangsel Bakal Bebenah
Minggu, 25 Januari 2026 | 16:36
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menanggapi langkah class action yang ditempuh warganya terkait pengelolaan sampah.
TANGERANGNEWS.com-Polisi berhasil membongkar jaringan komplotan spesialis pencurian kendaraan bermotor roda empat yang sering beroperasi di wilayah Tangsel dan sekitarnya.
Dikatakan Kapolsek Serpong Kompol Deddy Kurniawan, komplotan itu diketahui jaringan curanmor karena kecurigaan warga ketika mengetahui ada penghuni kontrakan yang sering mengganti plat nomor polisi (nopol) mobilnya.
"Ada warga yang melihat pelaku sering mengganti nopol mobilnya di salah satu kontrakan di kampung Ciater Tengah, lalu melaporkannya ke kami," ungkapnya kepada TangerangNews.com, Minggu, (26/8/2018).

Saat pihaknya mendatangi lokasi tersebut, Sabtu (24/8/2018) sekitar pukul 13.00 WIB, ternyata kecurigaan warga itu terbukti, mobil yang sering diganti nopolnya tersebut hasil kejahatan.
"Di lokasi tersebut, kami mengamankan satu pelaku berinisial RF. Pelaku sedang mengganti nopol mobil pick up," tambahnya.
Setelah dilakukan pengembangan, kata Deddy, mobil pick up jenis Suzuki Futura itu ternyata hasil kejahatan. Kemudian, Tim Vipers pun membekuk empat pelaku lainnya, yaitu MA, 24, SU, 37, MA, 43 dan DS, 40. Keempat pelaku diamankan polisi di tempat berbeda.
"Kami juga mengamankan satu lagi barang bukti mobil Mitsubishi L300 jenis box. Diduga hasil kejahatan," imbuhnya.
Keempat pelaku yang mencuri kendaraan roda empat dengan mencongkel pintu mobil menggunakan obeng tersebut masih dalam pemeriksaan. Polisi juga tengah melakukan pengembangan hasil penangkapan tersebut.
"Saat ini pelaku sedang dilakukan pengembangan," tandasnya.(MRI/RGI)
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menanggapi langkah class action yang ditempuh warganya terkait pengelolaan sampah.
TODAY TAGTampak peti jenazah yang berisi jasad Captain Andy itu ditutupi dengan bendera merah-putih. Suasana semakin haru ketika para pelayat menyaksikan jenazah diturunkan dari mobil jenazah ke dalam rumah.
Argumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews