Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria
Minggu, 3 Mei 2026 | 09:13
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TANGERANGNEWS.com-Eko Sumadi, 22, diamankan oleh anggota kepolisian Polres Tangsel. Pasalnya, pemuda yang berprofesi sebagai kuli proyek ini diketahui telah menodai kesucian seorang anak baru gede berusia 14 tahun.
"Pelaku kami amankan hari ini, tadi sekitar pukul 11.00 WIB di kontrakannya di wilayah Kelapa Dua, Tangerang," kata Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho, Kamis (30/8/2018).
Alexander membeberkan kronologi peristiwa yang telah menghancurkan masa depan korban itu. Kata Alex, pelaku melakukan perbuatan menyetubuhi anak di bawah umur itu secara paksa pada Kamis (16/8/2018) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu korban sedang berada di kontrakan pelaku di wikalah di Kampung Gerubuk RT 03/15 Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua, Tangerang.
"Pada saat korban selesai mandi dan saat korban akan keluar rumah kemudian terlapor melarang korban dan korban disuruh tiduran di ruang tamu," terang Alexander.
Di bawah ancaman, korban yang bertetangga dengan pelaku ini kemudian dipaksa memenuhi nafsu hewani pria bertato tersebut.
"Pelaku menyetubuhi korban satu kali dan juga mengancam korban agar kejadian persetubuhan tersebut tidak dilaporkan kepada orang tua korban," kata Alex.
Korban yang mengalami trauma ini pun kemudian pada Kamis (23/8/2018) lalu menceritakan peristiwa memilukan itu kepada kedua orang tuanya. Seperti disambar petir disiang hari, orang tua korban pun langsung melaporkan perbuatan pelaku ke Polres Tangerang Selatan.
"Terhadap korban dilakukan pemeriksaan psikologis di P2TP2A Tangsel," tukasnya.
Untuk diketahui, polisi pun turut mengamankan barang bukti berupa baju tersangka dan baju yang dikenakan korban pada saat kejadian. Polisi pun telah membuat pengantar visum et repertum terhadap korban. (MRI/RGI)
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TODAY TAGPT PLN Persero melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar kegiatan Inspiring Srikandi, yakni program untuk mendorong peningkatan kapasitas sekaligus kontribusi nyata para pekerja perempuan.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Gelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews