Connect With Us

Toyota Tetap Jual Produk Dengan Harga Normal di September Special Deal

Yudi Adiyatna | Minggu, 16 September 2018 | 23:00

| Dibaca : 682

Ilustrasi Kenaikan Dollar. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Turunnya nilai tukar rupiah terhadap dollar yang sempat menyentuh angka Rp15.000, membuat sebagian konsumen berpikir ulang sebelum memutuskan membeli unit kendaraan baru , mengingat masih banyaknya kendaraan yang di produksi di Indonesia bergantung pada komponen dari luar yang diimpor menggunakan mata uang dollar. Hal ini tentu akan membuat harga jual kendaraan ikut naik.

Namun hal itu tak menyurutkan semangat Toyota. Sebagai brand kendaraan terbesar, Toyota mengandeng BCA Finance menggelar pameran bertajuk "September Spesial Deal" di The Breeze BSD City, Tangerang dengan jaminan harga jual kendaraan dengan harga normal meskipun dollar Amerika sedang meroket.

Koordinator Toyota Wilayah Tangerang Lauwrencius mengatakan even ini akan digelar pada 22 September 2018 mendatang dan berlangsung dari pukul 09.00 WIb pagi hingga pukul 22:00 WIB. 

Pemilihan The Breeze BSD dianggap strategis karena terletak di area hangout dan tersedinya berbagai macam resto ternama sehingga dianggap cocok karena banyak didatangi pengunjung. Selain akan memamerkan beragam produk mobil, nantinya penyelenggara juga menyiapkan hiburan menarik bagi customer. 

"Even besok memang spesial, karena selain masih membandrol dengan harga normal, kami juga menyiapkan banyak promo menarik untuk pembeli," ungkapnya di lokasi. 

ia merinci, kali ini Toyota menyiapkan suguhan menarik buat pembeli. Disebutkannya, untuk pembeli di even tersebut akan mendapat gratis asuransi TJH sebesar Rp5 juta. Selain itu Toyota juga akan menyiapkan asuransi perluasan banjir yang akan menanggung asuransi pada bencana yang tidak bisa diperkirakan tersebut. 

"Kami menanggung semua asuransi tersebut di tahun pertama. Dan termasuk pembelian di even ini kami memberikan gratis nano coating by elpro detailing yang biasanya pelanggan membelinya sendiri dengan harga yang cukup merogoh kocek, dikisaran Rp4 sampai 5 Juta tiap unitnya dan promosi ini disupport oleh BCA finance," terangnya.

Mengikuti aturan pembatasan kendaraan ganjil genap di wilayah Jakarta, ia juga mengungkapkan dalam even tersebut nantinya para pembeli juga diperbolehkan untuk memilih nomor kendaraan (ganjil/genap) sendiri. Hal tersebut dilakukan untuk mempermudah pembeli dalam menentukan pilihannya. 

"Ini kita lakukan untuk mengikuti kebijakan ganjil genap dari pemerintah, jadi nanti pembeli bisa memilih plat ganjil atau genap sendiri," terangnya.

Tak hanya itu, dia mengatakan kali ini pembeli juga akan mendapat gratis oli sebanyak 10 liter. Selain itu pembeli untuk kendaraan khusus Toyota Rush dan Yaris juga bisa langsung melakukan test drive di lokasi. 

"Target penjualan di even ini 100 unit bagi pembeli yang memakai kredit BCA finance. Pada even sebelumnya target kami selalu tercapai bahkan melebihi ekspektasi,” tutupnya.(MRI/RGI)

BANDARA
Nama Kadin Bandara Soetta Dicatut untuk Bisnis Fiktif, Pelaku Dilaporkan ke Polda

Nama Kadin Bandara Soetta Dicatut untuk Bisnis Fiktif, Pelaku Dilaporkan ke Polda

Jumat, 21 September 2018 | 19:26

TANGERANGNEWS.com-Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Paradigma Baru Bandara Soekarno Hatta akan melaporkan seorang pria bernama

OPINI
Tantangan Profesi Polisi Zaman Now

Tantangan Profesi Polisi Zaman Now

Rabu, 18 Juli 2018 | 18:00

TANGERANGNEWS.com-Anak saya yang baru menapaki usia lima tahun terpesona tayangan di sebuah televisi swasta. Di usia yang belum dapat menggunakan nalar sebagai kelengkapan berfikir itu, ia justru telah hapal slogan yang

NASIONAL
Kerusakan Pipa Air Baku Aetra Tangerang Diperbaiki, Suplai Kembali Normal

Kerusakan Pipa Air Baku Aetra Tangerang Diperbaiki, Suplai Kembali Normal

Rabu, 15 Agustus 2018 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Pada hari Sabtu (11/8/2018) Aetra Tangerang berhasil menyelesaikan perbaikan kerusakan pipa air baku yang terjadi sejak hari Kamis (9/8/2018) lalu.

"Kita tidak boleh menerima nasib buruk dan pasrah menerimannya sebagai kutukan. Kalau kita mau hidup bebas, kita harus belajar untuk terbang"

Gie