Connect With Us

Modal Data Palsu, Nadia Tipu dan Gelapkan Belasan Mobil Mewah

Yudi Adiyatna | Rabu, 26 September 2018 | 22:00

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho saat Konferensi Pers di Mapolres Tangsel, Rabu (26/9/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Nadia Pradina, 28, harus berurusan dengan pihak berwajib. Ia diamankan Polres Tangsel karena diduga telah menggelapkan belasan mobil mewah.

Dalam aksinya, Nadia mampu mengelabui beberapa lembaga pembiayaan (leasing) hingga miliaran rupiah. Namun aksinya terhenti ketika salah satu leasing melaporkannya ke polisi.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho, aksi kejahatan yang dilakukan pelaku yaitu memalsukan data diri seperti KTP dan buku tabungan untuk bisa mengajukan kredit mobil mewah kepada beberapa leasing.

"Awalnya, modus kejahatan tersebut dilakukan tersangka dengan cara membeli satu unit mobil merk Honda CRV dengan nomor polisi B 906 REY di showroom secara kredit," ujar AKP Alexander Yurikho, Rabu (26/9/2018) di Mapolres Tangsel.

Namun, lanjut Alex, setelah menerima mobil, pelaku hanya melakukan pembayaran sebanyak dua kali, kemudian mobil tersebut dijual dengan harga dibawah rata-rata.

Masih kata Alex, beberapa kendaraan mewah lain yang turut digelapkan tersangka diantaranya Pajero Sport Dakar.

"Tersangka membeli mobil Pajero Sport Dakar seharga sekira Rp600 juta melalui kredit, setelah itu (belum lunas) dijual ke orang asing seharga Rp150 juta," tambahnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, pelaku yang tinggal di Batu Ceper, Kota Tangerang ini telah menjalankan aksinya sebanyak tujuh kali. Pelaku berhasil mengelabui lembaga pembiayaan yang berbeda. 

"Saudari NP ini membuat dokumen palsu agar dapat meyakinkan dan mengajukan kredit, mulai dari KTP, Surat Keterangan Usaha, sampai buku tabungan yang saldonya dipalsukan," bebernya.

Akibat dari perbuatan pelaku, kerugian yang dialami lembaga pembiayaan pun mencapai hampir dua milyar rupiah.

"Jumlah mobil yang baru teridentifikasi sebanyak sebelas unit, mobil-mobil mewah, mulai dari Volk Wagen, Pajero Sport, Nissan Juke dan merek-merek mobil high class yang lain," pungkasnya.

Hingga saat ini kendaraan-kendaraan hasil tindak kejahatan yang dilakukan Nadia pun belum diketahui keberadaanya alias telah berpindah tangan pada pihak lain yang saat ini masih ditelusuri keberadaanya.

Selain mengamankan Nadia, polisi juga telah menahan suami perempuan yang selalu menghindari jepretan kamera wartawan saat ungkap kasus itu digelar.(MRI/RGI)

BANDARA
Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Rabu, 16 September 2026 | 15:10

Kebakaran hebat puluhan gudang di Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyebabkan kepulan asap hitam pekat, pada Rabu 16 September 2026, pukul 12.55 WIB.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

BANTEN
Sinar Mas Land dan Kemenekraf Kolaborasi Kembangkan Ekosistem Ekonomi Kreatif di KEK ETKI Banten

Sinar Mas Land dan Kemenekraf Kolaborasi Kembangkan Ekosistem Ekonomi Kreatif di KEK ETKI Banten

Rabu, 16 September 2026 | 19:11

Sinar Mas Land (SML) resmi menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) RI untuk memperkuat pengembangan ekosistem ekonomi kreatif di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ETKI Banten

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill