Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Wali kota Tangsel Airin Rachmi Diany melepas keberangkatan 10 relawan tanggap bencana Tangsel ke wilayah terdampak bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu, Sulawesi Tengah. Pelepasan itu berlansung di halaman Kantor Wali Kota Tangsel, Serua, Ciputat, Jumat (5/10/2018).
Relawan yang berjumlah 10 orang ini terdiri dari 5 relawan dari PMI dan 5 dari BPBD Tangsel. Mereka akan berangkat menyusul 10 relawan dari Satpol PP Tangsel yang telah berangkat terlebih dahulu.

"Mereka akan bergabung ke PMI pusat maupun pemerintah Kota Palu. Mereka ini, hadir membantu sebagai relawan yang mempunyai kapasitas serta terlatih. Disana, relawan Tangsel akan melaporkan kondisi di Kota Palu seperti apa dan apa yang sangat dibutuhkan," ujar Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany saat melepas relawan di Balai Kota Tangsel, Jumat (5/10/2018).
Para relawan Tangsel ini rencananya akan diberangkatkan pada Sabtu (6/10/2018) menggunakan pesawat Lion Air pada pukul 04.00 WIB dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang.
Airin mengatakan, para relawan akan bertugas disana hingga lima hari kedepan. Tetapi, kemungkinan akan bertahan lama sesuai dengan laporan relawan Tangsel disana.
"Tadi saya mendapat kabar, untuk Satpol PP Tangsel yang sudah disana lebih dulu sampai tanggal 15 Oktober mendatang. Kalau mereka kemungkinan lima hari dulu, tergantung laporan mereka seperti apa. Apakah mereka masih dibutuhkan, jika masih dibutuhkan maka akan tetap disana dan bisa saja menambah personil," ucap Airin.
Sementara itu Sekertaris PMI Tangsel, Adji Eka Warman mengatakan, masih ada waktu untuk mempersiapkan peralatan yang akan dibawa ke Palu-Donggala, Sulteng.
"Ada 40 kantung mayat serta obat obatan yang akan dibawa. Untuk pemberangkatan masih dalam pembicaraan, apakah berkumpul di Bandara atau di BPBD Tangsel," katanya.(RAZ/HRU)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGIbadah kurban memiliki syarat tertentu, termasuk kondisi hewan yang akan disembelih. Dalam syariat Islam, tidak semua hewan bisa dijadikan kurban. Ada sejumlah cacat dan kondisi tertentu yang membuat hewan kurban menjadi tidak sah.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews