Connect With Us

Puskesmas Ciputat Kekurangan Dokter

| Jumat, 13 Februari 2009 | 08:55

 

TANGERANGnews-Pelayanan kesehatan di Kecamatan Ciputat selama beberapa waktu belakangan ini agak tersendat. Pasalahnya, Puskesmas yang terletak di Jalan Ki Hajar Dewantara tersebut kekurangan tenaga dokter, terutama dokter umum.

Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha Puskesmas Ciputat Purwa Siswanto mengatakan, saat ini dokter yang ada di Puskesmas hanya 6 orang. 3 orang dokter umum dan 3 dokter gigi. 6 dokter tersebut dibantu oleh 4 bidan dan 4 perawat.

“Setiap hari, Puskesmas Ciputat melayani sekitar 300 pasien. Sedangkan tenaga medis yang ada sangat kurang. Hal ini membuat pelayanan kesehatan untuk masyarakat tersendat,” katanya Jumat (13/02).

Menurut Purwa, kekurangan dokter di Puskesmas Ciputat terjadi belum lama ini. Kekurangan dokter terjadi setelah Kecamatan Ciputat dipecah menjadi dua. Sebagian dokter dipindahtugaskan ke Puskesmas Ciputat Timur yang berada di Rempoa.

“Sebelum ada pemekaran kecamatan Ciputat puskesmas ini mempunyai enam dokter umum,” kilahnya.

Pihak Puskesmas, lanjut Purwa, sudah mengajukan usulan penambahan dokter dan perawat ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang. Namun, hingga kini permintaan tersebut belum direalisasikan.

“Minta satu dokter saja susah dan saya tidak tahu kapan akan ditambahnya. Kemungkinan penambahan dilakukan setelah pilkada dan terbentuknya pemerintahan Kota Tangsel. Saat inikan masa transisi kemungkinan masih ada pembenahan,” ucap Purwa.

Diakuinya, penambahan dokter umum sudah sangat mendesak. Mayoritas pasien yang datang ke Puskesmas menderita Inspeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA). Dalam sebulan tercatat ada 1.147 kasus ISPA.(mg)

TANGSEL
Tangsel Tuan Rumah Porprov Banten, Venue Pertandingan Malah di Daerah Lain

Tangsel Tuan Rumah Porprov Banten, Venue Pertandingan Malah di Daerah Lain

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:09

Status Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten pada November 2026 menuai tanda tanya.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill