Connect With Us

Gas Misterius di Pondok Aren Diuji Lab

Yudi Adiyatna | Jumat, 12 Oktober 2018 | 17:00

Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Tangerang Selatan (DLH Tangsel) melakukan pengecekan langsung ke lokasi keluarnya gas menyengat di sebuah lahan kosong di wilayah Jurang Mangu Timur,Pondok Aren,Tangsel,Jumat (12/10/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan mendatangi dan melakukan pengecekan langsung ke lokasi keluarnya gas menyengat di di Jalan Pesantren, RT 01/03 Kelurahan Jurang Mangu Timur,Kecamatan Pondok Aren,Tangsel, Jumat (12/11/2018).

Dua orang petugas diterjunkan ke lokasi tanah kosong itu. Keduanya meninjau lokasi tersebut untuk memastikan kandungan serta penyebab keluarnya gas yang menghebohkan warga tersebut.

"Kami akan uji kebauan, disini ada dua titik sumber asap," terang Tedi Krisna, Kasie Pemantauan Lingkungan DLH Tangsel.

Tedi mengungkapkan di wilayah tersebut tidak dilintasi jalur pipa gas milik Pertamina ataupun perusahaan lainnya, sehingga pihaknya pun tak berani menduga-duga terkait kandungan gas apa yang mencul dan menyebabkan warga yang menghirupnya merasa pusing dan mual-mual itu.

"Nanti kita periksa kandungan Nh3, H2s, Metil merkapta , Metil Sullfida Strene ,"bebernya. 

Dirinya pun kemudian menghimbau agar warga sekitar sementara menjauh dari lokasi dan tidak melakukan aktivitas-aktivitas yang menimbulkan percikan api di sekitar lokasi. 

"Imbauannya agar warga berhenti membakar sampah dan menjauh dari lokasi. Nanti akan kita liat hasil labnya," tandasnya.(MRI/RGI)

TEKNO
Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:28

Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill