Pulang ke Tangsel Usai Juarai DA7, Tasya Allesia Bakal Gelar Konser di Taman Kota 2 Besok
Kamis, 1 Januari 2026 | 21:59
Suasana Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) pecah seketika pada Kamis 1 Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com-Peringatan Hari Santri di Tangerang Selatan (Tangsel) dipusatkan di Pondok Pesantren Al Amanah Al Gontory, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Senin (22/10/2018).
Sekitar 3.000 peserta mengikuti apel akbar yang dipimpin Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany. Hadir juga Dandim 0506 Letkol (Inf) Faisol, Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan, Kepala Kemenag Tangsel Ustad Abdul Rojak dan perwakilan ormas-ormas Islam di Tangsel.
Dalam sambutannya, Airin mengatakan di era millenial ini, para santri harus melaksanakan apa yang sudah diajarkan di dalam pesantren, dan memberikan pengaruh baik untuk lingkungan disekitarnya.

"Dengan era milenial ini, santri yang memahami apa yang diajarkan di pondok pesantren, mengerti dan melaksanakan di kehidupan sehari-hari, dan menjadi influence (pengaruh) atau menjadi inspirasi buat teman-teman di lingkungannya, jadi contoh teladan," papar orang nomor satu di Tangsel tersebut.
Selain berpesan untuk melaksanakan yang sudah diajarkan di pesantren, Airin Rachmi Diany juga mengharapkan para santri bisa tetap mengikuti perkembangan zaman.
"Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2018. Jadilah generasi muda yang mengikuti perkembangan zaman yang terus meningkatkan keimanan dan juga keislamannya," tutur Airin.(MRI/RGI)
Suasana Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) pecah seketika pada Kamis 1 Januari 2026.
TODAY TAGGuru besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) Sulistyowati Irianto mengkritisi pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) serta pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang akan efektif mulai Januari 2026
Menjelang puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang melakukan langkah preventif ketat di sektor transportasi udara.
Penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Kota Tangerang Selatan belakangan ini memicu krisis pengelolaan sampah yang cukup serius. Dampak dari kebijakan tersebut terlihat dari munculnya tumpukan sampah di berbagai jalan
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews