Mobil MBG Tabrak Dua Motor di Pakuhaji, 4 Luka-luka
Senin, 26 Januari 2026 | 14:31
Sebuah mobil pengangkut makan bergizi gratis (MBG) dilaporkan menabrak dua sepeda motor yang sedang melintas, mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka.
TANGERANGNEWS.com-Seorang bocah berinisial Z, 12, tewas tenggelam di sebuah bekas galian empang yang berada di dalam proyek tol Serpong-Cinere, tepatnya yang berada di Kelurahan Pondok Cabe Udik RT 04/01, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel.
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander mengatakan, Z tenggelam saat bermain mandi hujan bersama teman-temannya F, D, F, A dan E yang sebaya dengannya, pada Rabu (7/11/2018) sore kemarin.
"Korban bersama rekan-rekannya sedang main di empang bekas galian , kemudian menaiki batang pohon pisang dan sampai sampai ke tengah galian," terang Alex.
Bocah kelas lima SD yang asyik bermain bersama rekannya tersebut pun kemudian terjatuh dari batang pohon pisang yang dinaikinya hingga korban tenggelam.
Melihat peristiwa itu, salah satu teman korban, F, berusaha menolong, namun nahas F yang juga tak bisa berenang ini malah nyaris ikut tenggelam. Beruntung teriakannya terdengar oleh warga sekitar yang kemudian berhasil menyelamatkannya.
"Pada saat rekannya diselamatkan, korban belum ditemukan. dia baru ditemukan atas pertolongan warga sekitar pukul 20.00 WIB," kata Alex.
Korban yang berhasil ditemukan ini pun kemudian dibawa rumah duka di Jalan Pala Raya, RT01/01, Kelurahan Pondok Cabe Udik, tak jauh dari tempatnya bermain tersebut.
"Kita pasang garis polisi di sekitar lokasi," sebut Alex.(RAZ/HRU)
Sebuah mobil pengangkut makan bergizi gratis (MBG) dilaporkan menabrak dua sepeda motor yang sedang melintas, mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka.
TODAY TAGWarga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews