Connect With Us

Sandi Ingin Ukir Kembali Raupan Suara Pilpres di Banten

Yudi Adiyatna | Jumat, 9 November 2018 | 16:00

| Dibaca : 1037

Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno, saat menghadiri kegiatan temu kader dan relawan Partai Gerindra di Resto Telaga Seafood,BSD Tangsel, Jumat (9/11/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Cawapres Sandiaga Uno meminta relawan Prabowo - Sandi untuk bekerja lebih keras lagi meraih dukungan masyarakat. Hal itu karena ia optimis, sejarah keunggulan Prabowo pada Pilpres 2014 di Banten akan terulang di Pilpres 2019 mendatang. 

"Untuk di daerah Banten ini tentunya walaupun kita unggul tetap mempertahankan keunggulannya dengan bekerja lebih keras lagi," ucap Sandiaga saat menghadiri kegiatan temu kader dan relawan Partai Gerindra di Resto Telaga Seafood,BSD Tangsel, Jumat (9/11/2018).

Namun, pria berusia 49 tahun ini pun meminta agar relawan Prabowo -Sandi di lapangan tidak terbuai dengan kemenangan Prabowo 2014 lalu di wilayah Banten. Justru ia meminta relawan untuk bekerja lebih keras lagi jika ingin mempertahankan peraihan suara di Pilpres sebelumnya.

"Saya bilang survei internal kita sekarang menunjukkan kinerja yang baik, tapi kita harus kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas. Saya melihat bahwa kita perlu kinerja yang lebih, walaupun kita unggul sedikit tipis, tapi kita harus kerja lebih keras lagi," tegasnya.

Sandi pun mengatakan, disisa 159 hari jelang Pilpres pada tanggal 17 April 2019 mendatang, dirinya menargetkan akan menerapkan pola kunjungan ke masyarakat seperti yang dilakukannya saat masa kampanye di Pilgub DKI 2017 lalu.

"Kalau setiap hari ada 10 kunjungan, kita akan punya 1600 atau 1500 titik yang kita bisa kapitalisasi sebelum pemilihan 17 April. Di DKI dengan kerja keras, kita rajin turun ke bawah, relawan kita akan bisa meraih simpati masyarakat," bebernya.(MRI/RGI)

PROPERTI
Pengamat Nilai Ada Celah Pada Pergub Bagi Penghuni Nakal  

Pengamat Nilai Ada Celah Pada Pergub Bagi Penghuni Nakal  

Jumat, 13 Maret 2020 | 21:57

“Untuk alasan pembatasan atau pemutusan fasilitas, itu sangat luas dan dapat dimanfaatkan oleh penghuni yang memang berniat untuk tidak membayar, karena tahu ada larangan mengenai pemutusan fasilitas dasar,” ujar Eddy, Jumat (13/3/2020).

NASIONAL
Bilik Disinfektan Bahaya Bagi Kesehatan, Kemenkes Terbitkan Surat Edaran

Bilik Disinfektan Bahaya Bagi Kesehatan, Kemenkes Terbitkan Surat Edaran

Jumat, 3 April 2020 | 20:41

TANGERANGNEWS.com-Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia menerbitkan surat edaran penggunaan bilik

TANGSEL
Kinerja Airin Tangani COVID-19 Dinilai Gerindra Tangsel Lambat

Kinerja Airin Tangani COVID-19 Dinilai Gerindra Tangsel Lambat

Sabtu, 4 April 2020 | 13:51

TANGERANGNEWS.com-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Tangerang Selatan menilai, jumlah warga yang terkonfirmasi positif

HIBURAN
Pekik Rabu Pagi Enigma di Jalan Gading Serpong

Pekik Rabu Pagi Enigma di Jalan Gading Serpong

Rabu, 29 Januari 2020 | 11:00

TANGERANGNEWS.com-Pekik kurang lebih sekitar 10 pemuda langsung memecah kesunyian malam di Jalan Boulevard Raya Gading Serpong, Gading Serpong, Serpong Utara, Kabupaten Tangerang pada Rabu (29/01/2020) sekitar pukul 02.30 WIB.

"Kuatkan dirimu, karena semuanya akan menjadi lebih baik. Mungkin sekarang segala prahara menerpa, tetapi percayalah badai pasti berlalu"

Haile