Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com-Satuan Lalu Lintas Polres Tangsel melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) terkait proyek pembangunan crossing saluran drainase di depan Tandon Nusaloka, Jalan Raya Ciater, Serpong, Tangsel. Hal ini sebagai upaya mengantisipasi kemacetan saat jam sibuk.
"Rekayasa mulai berlaku hari ini, supaya arus lalu lintas yang padat saat jam-jam tertentu di Jalan Raya Ciater bisa diatasi," ucap Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin , Kamis (15/11/2018).
Ada pun jadwal rekayasa di Jalan Raya Ciater adalah sebagai berikut :
Pagi hari, akan diprioritaskan arus lalin yang mengarah ke Gedung Intermark atau arah pintu masuk Tol BSD dengan menggunakan jalur yang berlawanan.
Sore-malam hari, akan diprioritaskan arus yang mengarah ke Maruga (Kantor Pemkot Tangsel) dengan menggunakan jalur yang berlawanan arah.
Adapun untuk titik contraflow akan mulai dilakukan sejak di Putaran SPBU Ciater dan Putaran depan Ruko Nusaloka BSD.
"Pemberlakuan juga situasional. Sabtu-Minggu pun tetap berlaku. Melihat kepadatan lalu lintas,"ucap Lalu.
Diberitakan sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangsel akan membangun crossing line saluran air (drainase) di depan tandon Nusa Loka yang melintasi Jalan Raya Ciater.
Drainase menyilang jalan itu dibangun karena air sering menggenang di lokasi tersebut. Proyek pengerjaan diperkirakan akan memakan waktu hingga akhir bulan November ini atau selama tiga minggu ke depan.(RAZ/HRU)
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGDua laki-laki berinisial RF, 31, dan M, 28, diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel) karena diduga menyalahgunakan atau memperjualbelikan obat keras golongan daftar G secara ilegal tanpa resep dokter.
Pelaksanaan UTBK 2026 yang akan berlansung pada Selasa 21 April 2026, untuk sesi siang tidak berlangsung dengan waktu yang sama di seluruh titik ujian.
Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews