Connect With Us

Tekan Defisit BPJS, Dinkes Tangsel Sosialisasikan Germas

Advertorial | Kamis, 15 November 2018 | 19:12

| Dibaca : 364

Dinas Kesehatan Provinsi Banten dengan Dinkes Tangsel melakukan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di hadapan Ibu-Ibu dan masyarakat di Kantor Kecamatan Setu, Kamis (15/11/2018). (TangerangNews/2018 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) terus disosialisakan ke tengah masyarakat Tangerang Selatan. Yang terbaru, Dinas Kesehatan Provinsi Banten bekerjasama dengan Dinkes Tangsel melakukan sosialisasi Germas kepada kelompok perempuan dan masyarakat di Kantor Kecamatan Setu, Kamis (15/11/2018).

Kabid SDK dan Farmasi Dinkes Banten, Ahrul Aprianto mengatakan, Germas merupakan progam Pemerintah berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2017 untuk mengajak masyarakat hidup sehat dengan melakukan aktifitas fisik, makan buah sayur dan cek kesehatan secara rutin minimal enam bulan sekali.

germas

Germas dilakukan guna mencegah berbagai penyakit menular maupun penyakit tidak menular.

"Germas bisa dilakukan dengan hal sederhana seperti berolahraga minimal 30 setiap hari, mengonsumsi sayur dan buah setiap hari dan cek kesehatan," kata Ahrul.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Tangsel Iin Sofiawati menyebutkan di Tangsel sendiri Germas telah gencar disosialisasikan hingga ke tingkat RT dan RW sejak tahun 2017 lalu.

"Adapun yang sudah dilaksanakan di Tangsel kami sudah melakukan sòsialisasidi sekolah-sekolah dan posyandu. Ada 821

Posyandu, 29 puskesmas dan 6000 kader kesehatan se-Tangsel. Kami melakukan sosialisasi sampe ketingkat RT dan RW," beber Iin.

Ia menyebut untuk mendukung pelaksanaan program Germas, di Tangsel saat ini telah memiliki Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016 yang mengatur mengenai kawasan tanpa rokok. Selain itu, implementasi Germas menurutnya harus dibarengi dengan perubahan perilaku yang dimulai dari dalam keluarga.

"Untuk Germas harus melalui gizi seimbang, makan buah dan sayur. Gerakan masyarakat Hidup Sehat ini merubah perilaku, contohnya, mulai dengan membawa bekal makan anak dengan membawa makan sehat. Yang sebelumnya serba makanan instan diganti divariasi dengan sayuran-sayuran hijau," beber Iin.

germas

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut juga hadir anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten, Tuti Elfita. Tuti menyebut Gerakan Masyarakat Hidup Sehat penting untuk terus digalakkan mengingat saat ini jumlah penduduk yang datang ke Rumah Sakit semakin meningkat.

"Germas perlu karena jumlah penduduk yang datang ke rumah sakit meningkat. Selain itu, peserta yang menggunakan BPJS juga semakin banyak. Sehingga

perlu sebuah gerakan agar masyarakat hidup sehat agar jumlah masyarakat yang datang ke rumah sakit bisa ditekan," ujarnya.(ADV)

TANGSEL
Mahasiswa Papua mendesak Presiden Minta Maaf ke Warga Papua Secara Langsung

Mahasiswa Papua mendesak Presiden Minta Maaf ke Warga Papua Secara Langsung

Selasa, 20 Agustus 2019 | 19:06

TANGERANGNEWS.com-Mahasiswa Papua di Tangerang Selatan (Tangsel) mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta maaf secara langsung kepada warga Papua.

AYO! TANGERANG CERDAS
STMIK Raharja Tangerang Resmi Jadi Universitas

STMIK Raharja Tangerang Resmi Jadi Universitas

Sabtu, 29 Juni 2019 | 13:20

TANGERANGNEWS.com-Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Raharja resmi beralih status menjadi Universitas.

OPINI
Suhendar dan Pilkada Tangsel

Suhendar dan Pilkada Tangsel

Kamis, 20 Juni 2019 | 23:48

Bila selama ini isu pergerakan Tangerang Selatan seringkali bermula dari kawasan Ciputat, kini tawaran gerakan perubahan lahir dari daerah paling ujung

BISNIS
Jadi Startup Cukur Rambut Online, DKapster Berpotensi Sukses

Jadi Startup Cukur Rambut Online, DKapster Berpotensi Sukses

Minggu, 18 Agustus 2019 | 10:00

TANGERANGNEWS.com—Industri berbasis digital terus tumbuh seiring laju industri 4.0. Beragam inovasi muncul untuk memudahkan konsumen mendapatkan layanan tertentu.

"Kita mungkin akan kecewa jika gagal, tapi kita telah gagal bila kita tidak mencoba."

Eleanor Roosevelt