Connect With Us

Pekerja Informal di Tangsel Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan

Yudi Adiyatna | Rabu, 21 November 2018 | 22:00

| Dibaca : 525

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat memberi kartu peserta Program Penggerak Jaminan Sosial Nasional (Perisai) yang diluncurkan BPJS Ketenagakerjaan di Hotel Grand Zuri BSD, Serpong. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Program Penggerak Jaminan Sosial Nasional (Perisai) yang diluncurkan BPJS Ketenagakerjaan terus gencar disosialisasikan. Dengan target 10 juta pekerja disektor pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) terdaftar sebagai peserta pada tahun 2020.

"Berbagai pertemuan-pertemuan sudah kami lakukan, dengan ojek sudah melakukan pertemuan, 13 ribu masuk (peserta)," kata Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat ditemui dikegiatan penandatanganan MOU antara BPJS Ketenagakerjaan dan PT Esta Digital Niaga , Rabu (21/11/2018) di Hotel Grand Zuri BSD, Serpong.

Benyamin mengungkapkan, bahwa pemerintah akan menyasar seluruh sektor ekonomi masyarakat dan pelaku ekonomi informal dalam program BPJS Ketenagakerjaan ini.

"Nanti juga dengan pedagang pasar, terus semua pelaku ekonomi di Tangerang Selatan akan kita dorong untuk mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan," tuturnya.

Benyamin juga menambahkan bahwa Pemkot Tangsel telah menerbitkan peraturan yang tercantum dalam Keputusan Wali Kota dalam internal pemerintah dan terus melakukan sosialisasi untuk mendorong warganya mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan.

"Kita juga sudah membuat surat edaran kepada perusahaan dan para pelaku ekonomi untuk mengikut sertakan karyawannya," jelasnya.

Menurut Benyamin, usia produktif di Tangsel berdasarkan informasi yang ia peroleh yakni 63 persen dari 1,4 juta penduduk Tangsel, kemudian kata Benyamin, pelaku ekonomi di Tangsel didominasi oleh sektor tersier.

Berdasarkan pengamatannya itu, Benyamin berharap seluruh pelaku ekonomi dalam mikro dan startup di Tangsel mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan.

"Saya berharap 70 sampai 80 persen pelaku mikro dan startup menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

Sementara itu, dikesempatan yang sama Direktur Perluasan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E Ilyas Lubis, mengatakan , berdasarkan instruksi pemerintah ditargetkan pada tahun 2021 pihaknya mendapatkan kepesertaan 15 persen dari populasi sektor kerja informal, dimana saat ini menurutnya Indonesia mempunyai 120 juta pekerja, 65 Juta diantaranya adalah pekerja informal.

"Kita bisa mencapainya tahun 2020, sekitar 9-10 juta pekerja, kita ada roadmap-nya, bagaimana kita mengedukasi dan mensosialisasikan kepada mereka untuk mengikuti BPJS Ketenagakerjaan," ungkapnya.(MRI/RGI)

BANDARA
Dampak Asap Kalimantan, Belasan Penerbangan Dibatalkan di Bandara Soetta

Dampak Asap Kalimantan, Belasan Penerbangan Dibatalkan di Bandara Soetta

Selasa, 17 September 2019 | 15:26

TANGERANGNEWS.com—Kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Kalimantan dan Sumatera berdampak pada aktifitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta)

PROPERTI
Bangun Stasiun Cisauk, Sinar Mas Land Kembangkan Kawasan BSD City

Bangun Stasiun Cisauk, Sinar Mas Land Kembangkan Kawasan BSD City

Senin, 18 Februari 2019 | 17:28

TANGERANGNEWS.com-Gedung baru Stasiun Cisauk telah resmi beroperasi sejak, Jum'at (1/2/2019) lalu. Pembangunan tersebut merupakan suatu

KOTA TANGERANG
Wadah Edukasi, Kampung Tertib Lalu Lintas di Tangerang Diresmikan

Wadah Edukasi, Kampung Tertib Lalu Lintas di Tangerang Diresmikan

Rabu, 18 September 2019 | 19:33

TANGERANGNEWS.com—Kampung Talas (tertib lalu lintas) di RW 04, Asrama Polri Pasar Baru, Kota Tangerang diresmikan menjadi kampung tematik.

NASIONAL
Indonesia Urutan ke-2 Buang Makanan, Ini Upaya PWI

Indonesia Urutan ke-2 Buang Makanan, Ini Upaya PWI

Senin, 9 September 2019 | 21:21

TANGERANGNEWS.com-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Peduli, Pusat dan daerah siap bersinergi dengan Yayasan Lumbung Pangan Indonesia atau

"Semua pengalaman dalam hidup mengajarkan pada kita hal - hal yang penting untuk terus maju."

Brian Tracy