Connect With Us

Peringati HKN Tangsel ke-54, Dinkes Tangsel Launching Darah Gratis

Advertorial | Minggu, 25 November 2018 | 19:00

Wali kota Tangsel Airin Rachmi Diany saat meresmikan peluncura Darah Gratis dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 54 di Lapangan Kecamatan Pamulang, Tangsel, Minggu (25/11/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Dinkes Tangsel) menggelar puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke -54 di Lapangan Kecamatan Pamulang, Tangsel, Minggu (25/11/2018).

Puncak peringatan HKN yang diperingati setiap tahun tersebut berlangsung meriah yang diikuti ribuan warga dan kader kesehatan di Tangsel. 

Plt Kepala Dinas Kesehatan Tangsel Deden Deni, dalam laporannya dihadapan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, dipuncak peringatan HKN tahun ini yang mengusung tema "Aku Cinta Sehat: Ayo Hidup Sehat, Mulai Dari Kita" itu diisi dengan rangkaian.

Kegiatan itu diantaranya, Gebyar Jumantik 2018, dimana pada tahun ini, Kecamatan Pamulang sebagai pelopor Jumantik dinyatakan sudah bebas jentik nyamuk. Kemudian launching pembebasan biaya pengganti pengolahan darah, deklarasi Gerakan Masyarakat Sehat (Germas), Forum Kota Sehat, Lomba Puskesmas Berprestasi, Pokja Kelurahan Sehat hingga penilaian tenaga medis dan paramedis teladan.

"Kota Tangerang Selatan terus berupaya meningkatkan pembangunan kesehatan yang lebih baik, dimulai adanya pembangunan sarana pelayanan, pendekatan pelayanan kepada masyarakat, serta memberian edukasi tentang gerakan masyarakat hidup sehat," papar Deden dalam laporan kegiatan tersebut.

Deden juga menyebut, dalam puncak peringatan HKN ini, Dinkes Tangsel melaunching pembebasan biaya P

pengganti pengolahan darah bagi warga Tangsel. Penggratisan ini dikarenakan Kota Tangerang Selatan telah memiliki Peraturan Walikota Nomor 14 Tahun 2017 yang tentang pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat.

"Peraturan ini dibuat agar dapat menjamin pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat Kota Tangerang Selatan yang membutuhkan, dan saya berharap untuk rumah sakit yang belum bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan PMI Kota Tangsel, dapat bekerja sama guna mempermudah pelaksanaan program pembiayaan dan ketersediaan darah bagi masyarakat," terang Deden.

Sementara Wali Kota Tangsel Airin Rachmy Diani berpesan agar masyarakat Tangsel menerapkan pola hidup sehat yang dimulai dari diri sendiri. Kemudian kata Airin, dilanjutkan ke lingkungan terkecil di keluarga, lingkungan sekitar rumah seperti RT/RW. Sehingga terwujudnya masyarakat Tangsel yang sehat.

Terkait launching pembebasan biaya pengganti pengolahan darah, Airin mengatakan, agar para warga Tangsel bisa memanfaatkan program itu dengan maksima. Karena kebijakan tersebut diharapkan banyak membantu dan dirasakan oleh masyarakat.

"Hari ini kita akan launching darah gratis. Ditanggung oleh Pemkot Tangsel dengan menggunakan KTP Tangsel. Tidak perlu kartu apapun cukup tunjukkan KTP Tangsel. Yang sebelumnya perlu bayar saat ini ditanggung Pemkot Tangsel,"terang Airin.

Dipuncak peringatan HKN ini pun, beberapa orang mendapatkan penghargaan langsung yang diberikan Wali Kota Tangsel, diantaranya pemberian penghargaan kepada masyarakat yang telah mendukung dan berpartisipasi aktif dalam program kesehatan di Kota Tangerang Selatan. Adapun penghargaan tersebut diberikan kepada para pendonor darah aktif, pemenang Lomba Sekolah Sehat ,tenaga kesehatan teladan, hingga lokus kecamatan teladan.(ADV)

TEKNO
Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:13

Pertumbuhan e-commerce dan layanan digital di Indonesia menuntut infrastruktur yang selalu online, cepat, dan aman. Salah satu ancaman terbesar adalah serangan Distributed Denial of Service (DDoS) yang dapat membuat website tidak dapat diakses

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill