Connect With Us

Menhub Wacanakan Kereta BSD - Tanah Abang Per 2,5 Menit

Yudi Adiyatna | Senin, 10 Desember 2018 | 22:32

Suasana kepadatan Penumpang di Stasiun Rawabuntu. (TangerangNews/2018 / Yudi Adiyatna)

 

 

TANGERANGNEWS.com-Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pihanya dan PT KAI saat ini sedang mewacanakan untuk melakukan penambahan frekuensi kereta api commuterline yang melintas di Jalur BSD (Rawabuntu) - Tanah Abang.

Budi menyebutkan, saat ini head way (jarak antar kereta) yang melaju di jalur tersebut sekitar 5 menit dan akan dipangkas menjadi maksimal 2,5 menit dalam beberapa waktu kedepan.

"Kereta ini kan sekarang dengan head way 5 menit. Ada dua yang akan kita lakukan. Headway-nya akan kita buat menjadi 3 atau 2,5 menit, dan juga gerbongnya yang sekarang 10 nanti akan menjadi 12 (per rangkaian)," sebut Budi usai menghadiri kegiatan Ground Breaking pembangunan Tod di Stasiun Rawabuntu, Serpong, Senin (10/12/2018).

Budi juga mengatakan, pemangkasan headway dan penambahan kapasitas gerbong tersebut akan dilakukan dalam kurun  waktu 1 hingga 2 tahun ke depan seiring dengan pembangunan TOD di Stasiun Rawabuntu, Stasiun Cisauk dan Stasiun Jurang Mangu yang masing-masing akan selesai pada tahun 2020, 2021 dan 2023.

"Mungkin akan menjadi satu tambahan kapasitas dari kereta-kereta menuju BSD, realisasi satu sampai dua tahun. Kalau headway kan butuh ada sistem yang dilakukan, jadi gak bisa cepat," kata Budi menjawab pertanyaan wartawan.

Selain akan melakukan penambahan frekuensi kedatangan kereta di Jalur BSD Tanah Abang, dalam waktu dekat akan dilaksanakan uji coba kereta Commuter Line Premium di jalur yang berjarak sekitar 30 menit tersebut.

"Saya dapat info dari Pak Edi (Dirut PT KAI) , dalam waktu dekat kita akan uji coba (Commuter Line Premium). Informasinya dari arah BSD. Belum dapat resmi aplikasi dari PT KAI. Uji coba saya pikir bisa tahun ini," jelasnya.(RMI/HRU)

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill