Connect With Us

Hujan Badai Runtuhkan Tembok Bangunan SDN di Tangsel

Yudi Adiyatna | Rabu, 12 Desember 2018 | 17:00

Seorang warga menunjuk dinding bangunan sekolah SDN 01 Rawa buntu Tangsel yang runtuh akibat diterpa hujan dan angin. (TangerangNews.com/2018 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang melanda wilayah Tangerang Selatan dan sekitarnya sejak pukul 13.30 WIB, Rabu (12/12/2018), mengakibatkan tembok gedung SDN 01 Rawa Buntu runtuh.

Dinding yang terbuat dari bahan alumunium composite panel ini diduga runtuh terkena hempasan angin.

Dinding bangunan sekolah SDN 01 Rawa buntu Tangsel runtuh akibat diterpa hujan dan angin.

"Roboh totalnya tadi jam 3, pas kejadian hujan deras," tutur Ahmad Givari petugas Sekolah yang ditemui Tangerangnews.com. 

Kini pihak sekolah telah mencoba memasang garis pembatas di sekitar lokasi runtuhnya dinding yang menimpa taman di samping kanan sekolah tersebut.

Selain itu menyebabkanInformasi robohnya tembok sekolah, hujan juga menumbahkan pohon-pohon di ruas Jalan Raya Serua Bukit, Ciputat, depan Kantor Kelurahan Lengkung Karya, dan di Jalan Cilenggang 2 Serpong, depan kantor Puspemkot Tangsel serta beberapa wilayah lainnya.

Sedangkan wilayah tergenang diantaranya di Jalan Raya Ciater, depan Perumahan De Latinos BSD, depan Ramayana Ciputat dan di Perumahan Buaran Asri, Setua Indah.(RAZ/HRU)

OPINI
Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Kamis, 23 April 2026 | 14:04

Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.

HIBURAN
Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Rabu, 22 April 2026 | 09:06

Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill