Masalah Utang, Pria di Tangerang Diculik dan Disekap Belasan Jam dalam Kondisi Terikat
Sabtu, 6 Juni 2026 | 01:01
Aksi penyekapan dan ancaman pembunuhan dialami seorang pria bernama Iwan Kurniawan di kawasan Kecamatan Cibodasari, Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Setelah mendapatkan hasil Paripurna dalam penilaian akreditasi pada Bulan September tahun lalu, RSU Tangerang Selatan melaksanakan verifikasi akreditasi tahap 1, pada Rabu (16/01/2019).
Paripurna adalah hasil akreditasi tertinggi dengan bintang 5 yang didapatkan oleh RSU Tangsel pada September lalu. Untuk menjaga keberlangsungan akreditasi yang diraihnya, RSU Tangsel melaksanakan verifikasi akreditasi tahap 1 oleh surveyour dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Kementrian Kesehatan.
"Yaitu untuk melaksanakan rekomendasi-rekomendasi yang disampaikan oleh surveyour pada survey pertama. Sebelumnya, di survey pertama ada rekomendasi hal yang kurang. Jadi ini untuk menyampaikan kepada surveyour bahwa rekomendasi sudah kita penuhi," jelas dr. Allin Hendralin Mahdaniar Direktur RSU Tangerang Selatan.
Dalam verifikasi tahap 1 ini, hal yang menjadi perhatian diantaranya adalah Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), fasilitas, serta sarana prasarana.
Allin menjelaskan dalam verifikasi tahap 1 ini, masih memakai standar KARS 2012, namun akan berbeda dengan verifikasi tahap 2 nanti.
"Saat verifikasi tahap 2 sudah mengacu pada Standar Akreditasi Rumah Sakit (SNARS). Akan ada beberapa item penilaian yang ditambahkan di standar tersebut," ujar Allin.
Verifikasi tahap 1 turut dihadiri oleh Wakil Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie. Pada kesempatan ini Bang Ben, sapaan akrab Benyamin Davnie, terlihat memakai pakaian Dinasnya yang berwarna putih polos.
"Kami berharap hasilnya sesuai dengan standar akreditasi. Untuk kekurangan relatif sudah dipenuhi," tutur Benyamin, yang diwawancarai setelah acara berlangsung.
Benyamin mengatakan bahwa hasil dari verifikasi ini harus berimbas kepada peningkatan pelayanan RSU Tangsel ke depannya.
"Berharap pelayanan rumah sakit umum bisa maksimal karena seluruh tenaga kesehatan SDM-nya sudah kita miliki. Tentu memang harus meningkatkan lagi kapasitas tempat tidur, tempat parkir, serta sarana prasarananya," harapnya.
Disisi lain, Benyamin menjelaskan bahwa kini Pemkot Tangsel sedang membangun dua Rumah Sakit tipe C untuk melengkapi pelayanan kesehatan di Tangsel. Kendati demikian, harapnya warga Tangsel tetap sehat tanpa harus ke rumah sakit.
"Semakin sedikit yang dilayani semakin bagus, berarti sehat," harap Ben.(ADV)
Aksi penyekapan dan ancaman pembunuhan dialami seorang pria bernama Iwan Kurniawan di kawasan Kecamatan Cibodasari, Kota Tangerang.
TODAY TAGIndustri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.
Usai ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana, Nanik S. Deyang langsung membeberkan sejumlah langkah strategis ke depan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews