Connect With Us

Pertahankan Akreditasi, RSU Tangsel Jalani Verifikasi Kemenkes

Advertorial | Kamis, 17 Januari 2019 | 12:45

Jajaran pegawai RSU Tangerang Selatan. (TangerangNews/2018 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Setelah mendapatkan hasil Paripurna dalam penilaian akreditasi pada Bulan September tahun lalu, RSU Tangerang Selatan melaksanakan verifikasi akreditasi tahap 1, pada Rabu (16/01/2019).

Paripurna adalah hasil akreditasi tertinggi dengan bintang 5 yang didapatkan oleh RSU Tangsel pada September lalu. Untuk menjaga keberlangsungan akreditasi yang diraihnya, RSU Tangsel melaksanakan verifikasi akreditasi tahap 1 oleh surveyour dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Kementrian Kesehatan.

"Yaitu untuk melaksanakan rekomendasi-rekomendasi yang disampaikan oleh surveyour pada survey pertama. Sebelumnya, di survey pertama ada rekomendasi hal yang kurang. Jadi ini untuk menyampaikan kepada surveyour bahwa rekomendasi sudah kita penuhi," jelas dr. Allin Hendralin Mahdaniar Direktur RSU Tangerang Selatan. 

Dalam verifikasi tahap 1 ini, hal yang menjadi perhatian diantaranya adalah Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), fasilitas, serta sarana prasarana. 

Allin menjelaskan dalam verifikasi tahap 1 ini, masih memakai standar KARS 2012, namun akan berbeda dengan verifikasi tahap 2 nanti. 

"Saat verifikasi tahap 2 sudah mengacu pada Standar Akreditasi Rumah Sakit (SNARS). Akan ada beberapa item penilaian yang ditambahkan di standar tersebut," ujar Allin. 

Verifikasi tahap 1 turut dihadiri oleh Wakil Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie. Pada kesempatan ini Bang Ben, sapaan akrab Benyamin Davnie, terlihat memakai pakaian Dinasnya yang berwarna putih polos.  

"Kami berharap hasilnya sesuai dengan standar akreditasi. Untuk kekurangan relatif sudah dipenuhi," tutur Benyamin, yang diwawancarai setelah acara berlangsung.  

Benyamin mengatakan bahwa hasil dari verifikasi ini harus berimbas kepada peningkatan pelayanan RSU Tangsel ke depannya.  

"Berharap pelayanan rumah sakit umum bisa maksimal karena seluruh tenaga kesehatan SDM-nya sudah kita miliki. Tentu memang harus meningkatkan lagi kapasitas tempat tidur, tempat parkir, serta sarana prasarananya," harapnya. 

Disisi lain, Benyamin menjelaskan bahwa kini Pemkot Tangsel sedang membangun dua Rumah Sakit tipe C untuk melengkapi pelayanan kesehatan di Tangsel. Kendati demikian, harapnya warga Tangsel tetap sehat tanpa harus ke rumah sakit. 

"Semakin sedikit yang dilayani semakin bagus, berarti sehat," harap Ben.(ADV)

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Gandeng Kortas Tipikor Polri Cegah APBD 2026 Dikorupsi

Pemkot Tangsel Gandeng Kortas Tipikor Polri Cegah APBD 2026 Dikorupsi

Selasa, 3 Februari 2026 | 19:52

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar sosialisasi mitigasi dan tata kelola antikorupsi dengan menghadirkan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill