Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TANGERANGNEWS.com-Bayi prematur merupakan kondisi bayi yang lahir dengan berat badan di bawah normal. Keadaan tersebut mengharuskan bayi menggunakan inkubator. Namun dengan biaya yang mahal, tak jarang orang tua yang merasakan kesulitan.
Melihat kondisi tersebut, Delima Bungsu Andy merasa hatinya terpanggil untuk membantu para ibu yang melahirkan dengan kondisi bayi prematur. Ia pun menggagas peminjaman inkubator secara gratis.
"Awal mulanya merasa terpanggil karena ada beberapa pasien ibu-ibu melahirkan yang bayinya prematur merasa kesulitan dekat dengan bayinya, mungkin dengan alasan keuangan, mungkin dengan alasan penuh di rumah sakitnya," jelas Delima saat ditemui di kediamannya, Jalan Menteng Raya, Perum Griya Jakarta, Pamulang, Tangsel, Selasa (5/2/2019).

Bayi yang membutuhkan inkubator, jelas dia, ialah bayi yang memiliki berat badan di bawah normal saat dilahirkan, yakni di bawah 2,5 Kilogram.
Namun, kata dia, untuk menggunakan inkubator miliknya, sebelumnya harus mendapatkan perizinan dari pihak dokter atau bidan setempat terlebih dahulu.
"Bayi ini boleh dibawa pulang atau tidak. Karena bayi prematur belum tentu sehat, artinya ada bayi yang berpenyakit juga misal pencernaan atau lainnya yang harus memerlukan penanganan medis," tambahnya.
Saat ini, Delima sudah memiliki inkubator sebanyak 5 unit, dengan tambahan lampu fototerapi untuk bayi yang menghidap bilirubin (bayi kuning).
Para orang tua juga tidak perlu khawatir soal daya listrik, karena inkubator memiliki milik Delima berdaya kecil serta mudah digunakan.
"Inkubator yang saya bawa tidak memakan tempat karena ukurannya tidak terlalu besar dan sesuai untuk bayi. Proses pemasangannya juga bisa dilakukan dengan mudah dan kebutuhan daya listrik kecil, hanya 30-40 Watt," tutur Delima.
Delima mengatakan, untuk peminjaman inkubator ini, dirinya tak memungut biaya sama sekali, karena ia berniat sosial atau membantu dengan ikhlas.
"Tidak boleh ada biaya sepeser pun yang keluar dari keluarga (bayi prematur), nanti kita yang akan langsung antar ke alamat yang dituju," tuturnya.
Saat ini, sudah ada sekitar 8 bayi yang yang dibantunya. Tidak hanya wilayah Tangsel, dirinya pun melayani wilayah di luar Tangsel, seperti Jakarta Timur, Depok, dan lainnya.
Untuk para ibu di Tangsel dan sekitarnya yang memiliki bayi prematur dan bilirubin. Bisa sangat mudah meminjam inkubator tersebut, hanya dengan datang ke kediaman Delima, atau menghubunginya via aplikasi WhatsApp.
“Untuk para keluarga yang memiliki bayi terlahir prematur dan bilirubin, silahkan SMS atau WA (Whatsapp) ke nomor 087871005252 – 08119569234 dan kirimkan data lengkap kelahiran bayi dan nama orang tuanya serta data lainnya," tukasnya.(RMI/HRU)
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TODAY TAGKementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pasokan air dari Sungai Cisadane masih aman hingga beberapa bulan ke depan saat musim kemarau ekstrem.
Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.
Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews