Simak Cara Memberikan Dukungan Psikologi Awal untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Kamis, 18 Juni 2026 | 16:48
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com-Seorang laki-laki menghembuskan nafas terakhirnya setelah tertabrak kereta api di Jalan Cendrawasih V RT 07 / 02 Kelurahan Sawah baru Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan, Rabu (6/2/2019) sore.
Peristiwa yang merenggut nyawa pria yang dari kartu identitasnya diketahui bernama Syaid Muhajir Taufik, 34, tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB.
Berdasarkan keterangan dari Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho, korban saat itu sedang menyeberang rel kereta. Namun, disaat bersamaan, melaju kereta api Jurusan Serpong-Jakarta.
"Korban sedang menyebrang, sudah diperingatkan oleh warga bahwa ada kereta lewat," kata Alex.
Usai tertabrak, lanjut Alex, korban mengalami luka serius pada bagian kepala serta tangan kiri patah. Korban pun segera ditolong oleh warga setempat. Namun, nyawa korban tidak terselamatkan.

"Korban menghembuskan nafas terakhirnya saat hendak dibawa ke rumah sakit," tambah Alex.
Dari kartu identitasnya juga, tertulis bahwa korban berasal dari Desa Perkebunan Saidadap, Asahan, Sumatera Utara serta berprofesi sebagai wartawan.
"Korban dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Tangsel di Pamulang," tukasnya.(RMI/HRU)
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews