Connect With Us

Didukung Bappenas, Tangsel Siap Bangun PLTSa

Rachman Deniansyah | Jumat, 8 Februari 2019 | 23:33

Wali kota Tangsel, Airin Rachmi Diany menghadiri rapat PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) di Gedung Capital Place, Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (7/2/2019). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang Selatan terpilih sebagai salah satu kota untuk dibangun proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Kehadiran PLTSa diklaim akan membuat sistem pengelolaan sampah lebih ramah lingkungan, dan juga menguntungkan dari segi bisnis. 

Hal tersebut mengemuka saat Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany di Ruang Rapat PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) Gedung Capital Place, Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Airin mengatakan, dalam rapat tersebut pihak PT PII akan membantu mencarikan investor untuk mengelola PLTSa di Tangsel. 

"Tadi (rapat) Alhamdulillah ternyata sudah sangat direspon luar biasa oleh PT PII yang Insya Allah mau membantu mencari investasi. Mudah-mudahan jadwal yang kita buat bahwa akhir Februari Outline Business Case (OBC) akan selesai dari Korea yang telah bekejasama dengan Kementrian Kemaritiman. Jika sudah ada OBC-nya, maka kita langsung serahkan dokumen OBC ke Menkeu untuk dimasukan kedalam konsep Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha," beber Airin. 

Seraya menunggu OBC yang datang dari Korea, lanjut Airin, pihaknya juga akan mengadakan market sounding seperti halnya saat pembangunan Pasar Ciputat.

"Sambil menunggu, kita akan mengadakan market sounding sama halnya dengan pasar Ciputat. Kami akan minta Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk market sounding, sehingga kita bisa mengumpan kepada siapa saja untuk berinvestasi terhadap pembangunan PLTSa," tambahnya.

Dalam pengelolaan PLTSa tersebut, lanjutnya, Pemkot Tangsel membuka pintu sebesar-besarnya untuk para investor. 

"Yang mengelola (PLTSa) nanti investor. Kami sangat terbuka bagi para investor. Kalau pun, BUMD Tangsel mau ikut tender silahkan, pihak swasta dalam negeri maupun luar negeri silahkan, nanti itu semua difasilitasi konsep KPBU yang isinya gabungan dari Bapenas, Menkeu, BKPM dan PT PII," tuturnya.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyambut baik dan mendukung rencana proyek KPBU PLTSa di Kota Tangsel.

”Bappenas siap mendukung, dan mengusulkan Pemkot Tangsel untuk segera mengajukan surat permohonan percantuman proyek PLTSa Kota Tangsel masuk kedalam PPP Book,” ujar Dit Kerjasama Pemerintah Swasta dan Rancang Bangun Bappenas, Regi Perdana.(RMI/HRU)

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Kamis, 23 Juli 2026 | 18:56

TANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen

BANTEN
Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:04

Berbagai inovasi tekonologi karya anak bangsa dari sejumlah perguruan tinggi dipamerkan dalam ajang Banten Festival Teknologi 2026 yang dihelat oleh Paguyuban Pasundan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang

OPINI
Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Jumat, 24 Juli 2026 | 15:17

Para perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill