Connect With Us

Polda Metro Jaya Gelar Festival Hadrah di Tangsel

Rachman Deniansyah | Senin, 11 Februari 2019 | 12:07

| Dibaca : 356

Kegiatan penutupan Piala Kasatgas Nusantara Polri / Kapolda Metro Jaya di Masjid Agung Al Jihad Ciputat, Tangsel. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Demi menjaga Ukhuwah Islamiyah, Polda Metro Jaya menyelenggaran acara penutupan Piala Kasatgas Nusantara Polri/Kapolda Metro Jaya di Masjid Agung Al Jihad Ciputat, Jl Ki Hajar Dewantoro, Kelirahan Ciputat Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Minggu (10/2/2019) malam. 

Acara yang dihadiri oleh sekitar 500 orang ini merupakan krangkaian kegiatan penutup dari Gebyar Festival Marawis dan Hadroh, yang sudah dilaksanakan sebelumnya dan diikuti oleh para tim Marawis Hadroh se-Jabodetabek dan Banten demi merebutkan Piala Kasatgas Nusantara.

Kegiatan penutupan Piala Kasatgas Nusantara Polri / Kapolda Metro Jaya di Masjid Agung Al Jihad Ciputat, Tangsel.

Acara tersebut juga diselenggarakan dalam rangka menyambut pesta demokrasi yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 ini. 

"Acara ini sekaligus memperkenalkan seni budaya Islam dan sebagai ajang silaturahmi antar majelis se-Jabodetabek dan Banten dalam rangka menyambut Pemilu 2019 yang aman damai dan sejuk tanpa hoax serta fitnah dengan semangat persatuan antara umat muslim," jelas Wakapolda Metro Jaya, Brigjend Pol Wahyu Hadiningrat saat memberi sambutannya dalam acara tersebut. 

Dalam kesempatannya itu Wahyu mengharapkan, untuk menyambut hari pemungutan suara nanti, seluruh masyarakat dapat bekerja sama dengan jajaran Polri demi menghalau ketidak stabilan dan keamanan di lingkungan masyarakat tersebut. 

"Saya berharap kepada seluruh masyarakat bekerja sama dengan jajaran Polri bersama-sama memelihara Kamtibmas dan turut menjadi cooling system untuk mencegah terjadinya konflik, serta gangguan Kamtibmas lainnya. Jangan terpengaruh oleh berita bohong (hoax), provokasi hasutan ujaran kebencian (hate speech) dan politik identitas," ujarnya. 

Karena menurutnya untuk menciptakan keadaan seperti itu, Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa adanya dukungan dan kerjasama dari semua pihak. 

"Tentunya untuk menghadapi tantangan tersebut POLRI tidak dapat bekerja sendiri tanpa adanya kerjasama dan dukungan dari stakeholders terkait serta seluruh elemen masyarakat khususnya para alim ulama para habaib para kyai dan umat seluruhnya yang memiliki peran strategis dalam mendukung terwujudnya Kamtibmas dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tukasnya. 

Sementara, KH Edy FR yang merupakan perwakilan dari Yayasan Indonesia Bertauhid, mengaku sangat senang dengan kegiatan yang dilaksanakan pihak kepolisian ini. Karena dinilai menjadi sarana pembuktian bagi generasi muda bangsa Indonesia. 

"Saya juga berterimakasih kepada Jajaran Kepolisian khususnya wilayah hukum Polda Metro Jaya atas diadakannya kegiatan ini yang sangat antusias untuk generasi muda bangsa ini," ujar Edy. (RAZ/HRU)

BANDARA
Tuntut Pembayaran Tanah, Warga Blokir Jalan Bandara Soetta

Tuntut Pembayaran Tanah, Warga Blokir Jalan Bandara Soetta

Senin, 24 Juni 2019 | 14:07

TANGERANGNEWS.com-Warga Desa Rawa Rengas, Kabupaten Tangerang menutup akses Jalan Perimeter Utara, Bandara Soekarno-Hatta (Soetta),

TANGSEL
Puluhan CPNS Tangsel Latsar Ilmu Pemerintahan

Puluhan CPNS Tangsel Latsar Ilmu Pemerintahan

Senin, 24 Juni 2019 | 21:57

TANGERANGNEWS.com-40 dari 114 pegawai Pemkot Tangsel hasil seleksi CPNS pada tahun 2018 lalu mengikuti latihan dasar (latsar) ilmu pemerintahan.

TOKOH
Derita Kanker Otak, Hercules Dirawat di RSUD Kota Tangerang

Derita Kanker Otak, Hercules Dirawat di RSUD Kota Tangerang

Senin, 17 Juni 2019 | 16:27

TANGERANGNEWS.com-Artis Agung Hercules dikabarkan tengah menjalani perawatan karena mengidap kanker otak di RSUD Kota Tangerang.

MANCANEGARA
Fethullah Gulen Tuding Erdogan Rusak Demokrasi Turki

Fethullah Gulen Tuding Erdogan Rusak Demokrasi Turki

Selasa, 26 Maret 2019 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-Ulama kharsimatik, Fethullah Gulen menilai demokrasi di Turki telah dirusak Presiden Recep Tayyip Erdogan. Namun Fethullah Gulen percaya kondisi itu tak akan berlangsung lama.

"Kita mungkin akan kecewa jika gagal, tapi kita telah gagal bila kita tidak mencoba."

Eleanor Roosevelt