Connect With Us

Polda Metro Jaya Gelar Festival Hadrah di Tangsel

Rachman Deniansyah | Senin, 11 Februari 2019 | 12:07

Kegiatan penutupan Piala Kasatgas Nusantara Polri / Kapolda Metro Jaya di Masjid Agung Al Jihad Ciputat, Tangsel. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Demi menjaga Ukhuwah Islamiyah, Polda Metro Jaya menyelenggaran acara penutupan Piala Kasatgas Nusantara Polri/Kapolda Metro Jaya di Masjid Agung Al Jihad Ciputat, Jl Ki Hajar Dewantoro, Kelirahan Ciputat Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Minggu (10/2/2019) malam. 

Acara yang dihadiri oleh sekitar 500 orang ini merupakan krangkaian kegiatan penutup dari Gebyar Festival Marawis dan Hadroh, yang sudah dilaksanakan sebelumnya dan diikuti oleh para tim Marawis Hadroh se-Jabodetabek dan Banten demi merebutkan Piala Kasatgas Nusantara.

Kegiatan penutupan Piala Kasatgas Nusantara Polri / Kapolda Metro Jaya di Masjid Agung Al Jihad Ciputat, Tangsel.

Acara tersebut juga diselenggarakan dalam rangka menyambut pesta demokrasi yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 ini. 

"Acara ini sekaligus memperkenalkan seni budaya Islam dan sebagai ajang silaturahmi antar majelis se-Jabodetabek dan Banten dalam rangka menyambut Pemilu 2019 yang aman damai dan sejuk tanpa hoax serta fitnah dengan semangat persatuan antara umat muslim," jelas Wakapolda Metro Jaya, Brigjend Pol Wahyu Hadiningrat saat memberi sambutannya dalam acara tersebut. 

Dalam kesempatannya itu Wahyu mengharapkan, untuk menyambut hari pemungutan suara nanti, seluruh masyarakat dapat bekerja sama dengan jajaran Polri demi menghalau ketidak stabilan dan keamanan di lingkungan masyarakat tersebut. 

"Saya berharap kepada seluruh masyarakat bekerja sama dengan jajaran Polri bersama-sama memelihara Kamtibmas dan turut menjadi cooling system untuk mencegah terjadinya konflik, serta gangguan Kamtibmas lainnya. Jangan terpengaruh oleh berita bohong (hoax), provokasi hasutan ujaran kebencian (hate speech) dan politik identitas," ujarnya. 

Karena menurutnya untuk menciptakan keadaan seperti itu, Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa adanya dukungan dan kerjasama dari semua pihak. 

"Tentunya untuk menghadapi tantangan tersebut POLRI tidak dapat bekerja sendiri tanpa adanya kerjasama dan dukungan dari stakeholders terkait serta seluruh elemen masyarakat khususnya para alim ulama para habaib para kyai dan umat seluruhnya yang memiliki peran strategis dalam mendukung terwujudnya Kamtibmas dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tukasnya. 

Sementara, KH Edy FR yang merupakan perwakilan dari Yayasan Indonesia Bertauhid, mengaku sangat senang dengan kegiatan yang dilaksanakan pihak kepolisian ini. Karena dinilai menjadi sarana pembuktian bagi generasi muda bangsa Indonesia. 

"Saya juga berterimakasih kepada Jajaran Kepolisian khususnya wilayah hukum Polda Metro Jaya atas diadakannya kegiatan ini yang sangat antusias untuk generasi muda bangsa ini," ujar Edy. (RAZ/HRU)

KAB. TANGERANG
Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Kamis, 14 Mei 2026 | 17:51

Fenomena pernikahan siri atau pernikahan yang belum tercatat secara negara masih banyak ditemukan di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang, terutama pasangan lanjut usia.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill