Connect With Us

Viral, Anak SD di Jurangmangu Jualan Cilok Demi Kedua Adiknya

Rachman Deniansyah | Rabu, 13 Februari 2019 | 17:00

| Dibaca : 7308

Muhammad Saputra bocah berumur 12 tahun yang viral karna berjualan cilok untuk membiayai kedua adiknya. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Tak seperti anak kecil pada umumnya, Muhammad Saputra yang baru berusia 12 tahun, harus merelakan waktu mainnya. Ia berjualan cilok sampai larut malam demi menghidupi kedua adiknya.

Aktivitas itu ia jalani, karena Saputra yang bersekolah di SDN Jurangmangu Timur 01 yatim piatu.

Kisahnya Putra, sapaan akrabnya, kini telah viral dan menjadi bahan perhatian bagi masyarakat. Terlebih, banyak akun Instagram yang menggunggah dan menceritakan kisah tentangnya. 

Dilansir dari akun Instagram @ndorobeii, Putra kini menjadi tulang punggung bagi keluarganya. 

"Ade berusia 12 tahun, Kedua orang tuanya sudah meninggal. Saat ini ade jualan untuk biaya sekolah, juga biaya hidup berdua dengan adiknya," tulis seorang netizen diakun Instagram @ndorobeii.

Menurut informasi, Putra tinggal bersama seorang kakaknya, Siti Julaeha, 17, dan kedua orang adiknya,  Renaldi Setiawan, 7, dan Arsyad yang masih berusia 10 bulan. 

Ditemui dikediamannya, Putra menceritakan tentang kisahnya. Dia mengaku, sehabis pulang sekolah langsung berkeliling untuk berjualan, dan untuk menghabiskan cilok dagangannya, kerap dia harus berjualan sampai tengah malam. 

"Pulang sekolah langsung keliling (berjualan),  biasanya pulang sampai jam 12 malam, atau sampai  setengah satu malam.Tapi kalau cepat habis, pulang jam sembilan malam," jelas Putra saat di kediamannya, di Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Rabu (13/2/2019).

Sebelum berjualan cilok, Putra sempat berdagang makanan ringan, bahkan sebelumnya sempat pula mengamen. "Dagangnya sudah dari dua tahun yang lalu. Sebelum ini, pernah jualan makanan ringan," tambahnya. 

Putra menceritakan, ia kerap mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan, misalnya mendapatkan perlakuan kasar orang bahkan pernah tersenggol mobil. 

"Suka dimarahin sama orang, tidak boleh dagang. Bahkan semalam disenggol mobil, dimarahin, padahal dia (pengendara mobil) yang nyenggol, untungnya tidak jatuh," ungkapnya.

Kisah Putra yang tersebar di dunia maya pun mengundang simpati Netizen. Kini banyak para dermawan yang terketuk hatinya berdatangan ke kediamannya untuk membantu anak yang nasibnya serupa dengan "Budi kecil" dalam lagu Sore Tugu Pancoran yang dipopulerkan Iwan Fals.(MRI/RGI)

OPINI
Suhendar dan Pilkada Tangsel

Suhendar dan Pilkada Tangsel

Kamis, 20 Juni 2019 | 23:48

Bila selama ini isu pergerakan Tangerang Selatan seringkali bermula dari kawasan Ciputat, kini tawaran gerakan perubahan lahir dari daerah paling ujung

MANCANEGARA
Fethullah Gulen Tuding Erdogan Rusak Demokrasi Turki

Fethullah Gulen Tuding Erdogan Rusak Demokrasi Turki

Selasa, 26 Maret 2019 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-Ulama kharsimatik, Fethullah Gulen menilai demokrasi di Turki telah dirusak Presiden Recep Tayyip Erdogan. Namun Fethullah Gulen percaya kondisi itu tak akan berlangsung lama.

TOKOH
Jadi Rektor UMT, Ini Profil Amarullah

Jadi Rektor UMT, Ini Profil Amarullah

Selasa, 9 Juli 2019 | 17:12

TANGERANGNEWS.com-Ahmad Amarullah resmi ditetapkan sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) masa jabatan 2017–2021 atau melanjutkan jabatan almarhum Achmad Badawi yang meninggal dunia 4 Juni 2019 lalu.

TEKNO
Bersama Microsoft, Sinar Mas Land Pelopori Konsep Smart City di Indonesia

Bersama Microsoft, Sinar Mas Land Pelopori Konsep Smart City di Indonesia

Sabtu, 14 September 2019 | 17:36

TANGERANGNEWS.com- Sinar Mas Land akan mentransformasi BSD City menjadi _integrated smart City_dengan skala besar yang mudah diakses

"Semua pengalaman dalam hidup mengajarkan pada kita hal - hal yang penting untuk terus maju."

Brian Tracy