Kabar Gembira! RUU Perampasan Aset Ditargetkan Rampung Desember 2026
Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:43
Komisi III DPR RI tengah mempercepat penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
TANGERANGNEWS.com-Stasiun Jurangmangu juga tetap beroperasi normal seperti biasa, walaupun telah dikabarkan terjadi anjloknya KA 1722 relasi Stasiun Jatinegara - Bogor, di wilayah Cilebut, Bogor, Minggu (10/3/2019) pukul 10.15 WIB.
Kecelakaan itu hanya menyebabkan perjalanan KRL relasi Jatinegara - Bogor terganggu. Sejauh ini KRL hanya dapat beroperasi sampai Stasiun Depok.
"Bagi para pengguna yang telah membeli tiket atau melakukan tap-in dapat melakukan refund di loket stasiun," jelas VP Komunikasi PT KCI, Eva Chairunisa.
Namun hal tersebut tak terjadi pada pelayanan perjalanan KRL relasi Tanah Abang-Rangkas Bitung. Dari pantauan di Stasiun Jurangmangu, hilir mudik para penumpang terlihat ramai dan normal.

"Di sini sih masih normal," jelas Wakhid, Staff KCI Stasiun Jurangmangu kepada TangerangNews, Minggu (10/3/2019).
Menurutnya, gangguan hanya pada jalur terjadinya kecelakaan, namun di jalur Tanah Abang-Rangkas Bitung normal. "Tapi untuk jalur itu (Jatinegara - Bogor) gak bisa, cuma mentok sampai Depok. Tapi untuk jalur Tanah Abang sampai Rangkas Bitung normal," tambahnya.
Salah satu calon penumpang, Sahabudin, 24, mengaku telah mengetahui kejadian tersebut. Namun
pria asal Sawah Lama ini tak mengurungkan niatnya menggunakan KRL untuk sampai ke tujuannya.
"Ya tadi saya melihat berita itu dari media sosial. Tapi kan itu hanya terjadi di sana (Cilebut, Bogor), tapi pas saya ke sini, buktinya masih ramai. Dan Alhamdulillah tidak ada gangguan. Kebetulan saya juga hanya ingin ke Senayan, jadi berhenti di Stasiun Palmerah," ujarnya.(RAZ/RGI)
Komisi III DPR RI tengah mempercepat penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
TODAY TAGPecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyelesaikan perbaikan 329 unit Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH) sepanjang 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews