Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com-Selama tiga bulan diawal tahun 2019, tiga kasus pembunuhan bayi terjadi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Berdasarkan data Polresta Tangerang, jika dibandingkan dengan tahun 2018, kasus yang merenggut nyawa bayi-bayi tak berdosa itu meningkat. Pasalnya, hanya terjadi 6 kasus ditahun sebelumnya itu.
Hal tersebut disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho di Mapolres Tangsel, Rabu (13/3/2019).
"Pada tri semester pertama tahun 2019 ini, telah terjadi tiga kali kejadian, dua sudah berhasil diungkap, sedangkan pada sepanjang 2018 hanya ada 6 kasus" kata Alex.
Ironinya, kata dia, pembunuhan bayi tersebut dilakukan oleh orang terdekatnya. Alex mencontohkan, dua kasus yang berhasil diungkap pihaknya yaitu pelakunya ibu kandung yang berprofesi sebagai Asisten Rumah Tangga (ART).
Oleh karenanya, Alex pun mengingatkan kepada warga Tangsel yang akan mempekerjakan ART, melakukan seleksi dengan baik.
"Tipikal wilayah hukum di Tangsel ini adalah perumahan. Kebanyakan itu mempekerjakan ART. Kami berpesan kepada para majikan, untuk harus selektif memilih ART dengan benar dan baik. Jangan sampai kejadian terjadi lagi," terangnya.
Dari kasus yang terungkap juga, lanjut Alex, motif pembunuhan bayi tersebut dipicu karena dilahirkan dari hubungan di luar pernikahan.
"Hubungan badan di luar pernikahan risiko lebih besar ditanggung perempuan. Saya mengimbau kepada masyarakat, adik-adik, ibu-ibu, atau yang punya anak perempuan, untuk dijaga, jangan sampai akhirnya melakukan hal tersebut," tukasnya.(MRI/RGI)
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGTiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews