Connect With Us

Hari Pertama UNBK, SMKN 1 Tangsel Alami Gangguan Jaringan

Rachman Deniansyah | Senin, 25 Maret 2019 | 12:53

Suasana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) para siswa SMKN 1 Tangerang Selatan. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama untuk tingkat SMA ternyata tidak berjalan lancar di SMKN 1 Tangerang Selatan. Pasalnya, sekolah tersebut sempat mengalami gangguan jaringan. 

Gangguan terjadi saat UNBK sesi pertama hendak dimulai sekitar pukul 07.30 WIB. Akibatnya para siswa harus menunda pengerjaannya sekitar 30 menit. 

"Gangguan tersebut terjadi terhadap dua ruangan yang menjadi tempat pelaksanaan UNBK," ungkap Humas SMKN 1 Tangsel Arif Prio Wibowo saat ditemui di ruangan SMKN 1 Tangsel, Ciater, Serpong, Senin (25/3/2019).

Suasana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) para siswa SMKN 1 Tangerang Selatan.

Arif menjelaskan, gangguan tersebut di luar perkiraan, pasalnya saat mengadakan simulasi sebelumnya tidak ada kendala jaringan sama sekali.

"Entah mungkin karena putus atau karena dimakan tikus, makanya tadi langsung diperbaiki. Kabel semua yang bermasalah kita ganti," terangnya. 

Namun dengan adanya gangguan tersebut, Arif mengatakan, tidak ada masalah terhadap jadwal UNBK yang dibagi menjadi tiga sesi, yakni 07.30-09.30 WIB untuk sesi pertama, 10.30-12.30 WIB untuk sesi kedua dan 14.00-16.00 WIB untuk sesi ketiga. 

"Alhamdulillah UNBK tetap berjalan lancar. Soalnya kita punya jeda waktu sekitar satu jam. Jadi dengan gangguan 30 menit tadi tidak mengganggu sesi berikutnya dan masih sesuai jadwal," imbuh Arif. 

Pada tahun ini,  Arif menuturkan, setidaknya terdapat sekitar 459 siswa yang mengikuti UNBK di SMKN 1 Tangsel yang dibagi menjadi 117 siswa setiap sesinya. Dengan jumlah komputer yang terdiri dari 43 unit di setiap labnya. 

Sementara, salah seorang siswa SMKN 1 Tangsel Gusti mengaku dirinya sempat terganggu dengan adanya gangguan tersebut. 

SMKN 1 Tangerang Selatan.

"Sempat terganggu sih karena bermasalah, walaupun tak ada pengurangan waktu. Tetap harus kita kerjain selama 2 jam," jelas Gusti saat usai melaksanakan UNBK sesi pertama. 

Gusti yang merupakan siswa jurusan Teknik Pelistrikan tersebut menambahkan, selain masalah jaringan, token (kode unik) yang harus dimasukkan saat hendak mengerjakan soal tersebut sempat mengalami penundaan. 

"Tokennya tidak tepat waktu, token yang didapat dari pusat itu sampainya lama. Lalu sempat terus berubah dan berulang memasukinya, dengan waktu 10 menit sekali," tukasnya. 

Dia sangat menyayangkan hal tersebut, pasalnya harus berhadapan dengan waktu dalam mengerjakan soal yang dinilainya cukup menjebak tersebut.(RAZ/HRU)

KOTA TANGERANG
729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:50

Jajaran Kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya membongkar maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih didominasi oleh modus klasik menggunakan kunci T.

BANDARA
Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:15

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperluas fungsi InJourney Airports Learning Center (IALC) di kawasan Bandara Soekarno-Hatta agar dapat diakses oleh seluruh pelaku industri aviasi nasional maupun global.

BANTEN
Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill