Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Tangerang Selatan menjalin kerjasama dengan beberapa perusahaan swasta bahkan asing untuk menggenjot perekonomian.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Kadin Tangsel, Farha Diba, saat menghelat acara tatap muka dengan awak media di Rumah Makan Lembur Kuring, Kota Tangerang Selatan, Banten, Kamis (11/4/2019) malam.
"Setelah pelantikan pertama kita sudah kontrak dengan Kimia Farma, Telkom, atau PT terkait, dan BUMN, kita sudah berjalan (kerjasamanya)," ungkapnya.
Selain perusahaan dalam negeri, ia juga mengatakan tengah menjajaki kemungkinan menggaet investor dari beberapa negara untuk menanamkan modalnya di Kota Tangsel.
"Kita sudah melakukan kerjasama dengan Korea, Syria. Kadin kita sudah lalukan itu. Dalam waktu dekat ini setelah Pilpres, akan banyak investor yang menanam saham. Saya akan kerjasama dengan Korea dalam usaha Fiber Optik," bebernya.
Diba juga mengatakan, media memiliki peranan yang sangat penting untuk menyampaikan perkembangan investasi di Kota Tangsel. Sehingga ia bertekad terus menjalin hubungan baik dengan awak media.
"Setelah Pilpres nanti, dengan adanya sinergi kami bersama media, dan elemen lainnya, media dapat menginformasikan seputar kegiatan-kegiatan yang ada di program kami. Bersama para Pengusaha dan pemerintah Tangsel juga kami akan bersinergi," tukasnya.(MRI/RGI)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGTim Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang meringkus seorang oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berinisial WJ dalam operasi tangkap tangan (OTT).
Rasa lelah setelah bekerja merupakan hal yang wajar. Namun, ketika seseorang merasa kehabisan energi, kehilangan semangat, hingga tidak mampu memulai pekerjaan meski sudah berada di depan meja kerja, kondisi tersebut bisa menjadi tanda burnout.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews