Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Kreatifitas warga Cornelia Residence, Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan membuat Tempat Pemungutan Suara (TPS) unik bertema Kampung Bhineka Tunggal Ika ternyata memiliki beragam tujuan.
Selain ingin menunjukkan keberagaman suku dan budaya di Indonesia, TPS tersebut juga salah satu siasat menekan angka warga yang tidak menggunakan hak pilihnya atau yang lebih dikebal golongan putih (Golput).
Hal itu disampaikannya Ketua KPPS 025 Hariadi Agung. Selain menjadi pembeda, kata dia, TPS dengan tema unik tersebut juga berhasil menarik minat masyarakat untuk datang ke TPS.
"Dari pemilu sebelumnya, bisa dibilang 95 sampai 97 persen tingkat kedatangannya," ucap Agung, Selasa (16/4/2019).
Agung menjelaskan, menilik pada Pemilu sebelumnya, warga sangat antusias datang ke TPS, sehingga stigma warga perumahan yang sulit dihadirkan ke TPS dapat ditepis di lokasi tersebut.
Berbekal pengalaman tersebut, lanjutnya, tradisi membuat TPS dengan tema unik pun terus dipertahankan di lingkungan tersebut. Sehingga, jumlah warga yang golput pun dapat ditekan.
"Banyak warga yang antusias, datang kesini pakai pakaian sesuai tema. Ada yang nggak langsung pulang, jadi betah," jelasnya.(RAZ/HRU)
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGBagi masyarakat Kota Tangerang yang merasa terganggu oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hingga mencaplok fasilitas umum seperti trotoar, badan jalan, taman, maupun ruang publik lainnya, dapat melaporkannya langsung ke Satpol PP.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews