Connect With Us

Diduga Keracunan Kopi Keliling, 4 Pemuda di Serpong Kejang-Kejang

Yudi Adiyatna | Minggu, 21 April 2019 | 09:00

4 petugas cleaning service di kawasan Alam Sutera, Serpong Utara Tangsel mengalami keracunan setelah meminum kopi keliling yang biasa dijual. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Nasib malang terjadi pada empat petugas cleaning service di kawasan Alam Sutera, Serpong Utara Tangsel. Maksud hati ingin beristirahat sambil menikmati secangkir kopi yang diselingi bermain game di ponsel pintar, namun justru berujung di rumah sakit. 

Pasalnya, mereka kejang-kejang dengan mulut berbusa usai minum kopi yang dibeli dari pedagang kopi keliling.

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (20/4/2019) sore ini pun sontak menarik perhatian warga. Tubuh keempat pemuda yang diduga keracunan itu tergeletak dipinggir jalan depan Gapura Kampung Marga Jaya, Kelurahan Pakulonan dengan kondisi lemah tak berdaya.

"Diduga keracunan minuman keliling , habis minum kopi keliling mereka," terang Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho, Minggu (21/4/2019).

Informasi yang dihimpun, empat korban tersebut yakni, Akhmad Lamudin, 21,  Bagas Andrian, 20. Sementara dua orang lagi belum diketahui identitasnya namun telah dilarikan ke RS Omni Alam Sutera untuk mendapat tindakan medis.

"Hasil pemeriksaan dokter belum keluar," singkat Alex.(MRI/RGI)

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill