Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Identitas sesosok mayat yang ditemukan warga di tumpukan sampah, di belakang Perumahan Pesona Serpong, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangsel Senin (22/4/2019) pagi tadi, akhirnya terungkap.
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan, korban diketahui bernama Rifai, 23, yang merupakan siswa Rehabilitasi PSPP Galih Pakuan di Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Korban yang divonis memiliki gangguan mental ini berusaha melarikan diri dari tempat rehabilitasi bersama seorang temannya.
Namun nahas, saat mencoba kabur dan melewati arus Kali Cisadane korban malah terhanyut dan jasadnya tenggelam hingga kemudian ditemukan warga di Perumahan Pesona Serpong, pagi tadi.
"Korban kabur bersama temannya dari tempat rehabilitasi pada hari Minggu (14/4/2019), Pukul 12.30 WIB. Korban bersama temannya mencoba menyebrangi sungai (Cisadane) namun terseret arus, satu temannya selamat, satunya lagi menjadi korban," terang Alexander.
Korban yang saat ditemukan sudah dalam keadaan membusuk dan dikerubungi belatung ini pun kemudian segera dilarikan ke RSUD Tangerang untuk dilakukan pemeriksaan. Belum diketahui alamat dan pihak kelurga dari korban malang tersebut.
"Kami akan melakukan koordinasi dengan pihak Kantor Rehabilitasi PSPP Galih Pakuan Bogor," tutur Alex.(RMI/HRU)
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGSinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.
Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews