Connect With Us

Identitas Mayat di Tumpukan Sampah Tangsel Terungkap

Yudi Adiyatna | Senin, 22 April 2019 | 14:12

Polisi dibantu masyarakat mengevakuasi mayat berjenis kelamin laki-laki di Perumahan Pesona Serpong,RT 01/08 Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Identitas sesosok mayat yang ditemukan warga di tumpukan sampah, di belakang Perumahan Pesona Serpong, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangsel Senin (22/4/2019) pagi tadi, akhirnya terungkap. 

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan, korban diketahui bernama Rifai, 23, yang merupakan siswa Rehabilitasi PSPP Galih Pakuan di Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Polisi dibantu masyarakat mengevakuasi mayat berjenis kelamin laki-laki di Perumahan Pesona Serpong,RT 01/08 Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan.

Korban yang divonis memiliki gangguan mental ini berusaha melarikan diri dari tempat rehabilitasi bersama seorang temannya.

Namun nahas, saat mencoba kabur dan melewati arus Kali Cisadane korban malah terhanyut dan jasadnya tenggelam hingga kemudian ditemukan warga di Perumahan Pesona Serpong, pagi tadi.

"Korban kabur bersama temannya dari tempat rehabilitasi pada hari Minggu (14/4/2019), Pukul 12.30 WIB. Korban bersama temannya mencoba menyebrangi sungai (Cisadane) namun terseret arus, satu temannya selamat, satunya lagi menjadi korban," terang Alexander. 

Korban yang saat ditemukan sudah dalam keadaan membusuk dan dikerubungi belatung ini pun kemudian segera dilarikan ke RSUD Tangerang untuk dilakukan pemeriksaan. Belum diketahui alamat dan pihak kelurga dari korban malang tersebut. 

"Kami akan melakukan koordinasi dengan pihak Kantor Rehabilitasi PSPP Galih Pakuan Bogor," tutur Alex.(RMI/HRU)

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

KOTA TANGERANG
Asal Usul Kampung Pakojan di Kota Tangerang, Berawal dari Tokoh yang Pernah Menimba Ilmu di Jakarta

Asal Usul Kampung Pakojan di Kota Tangerang, Berawal dari Tokoh yang Pernah Menimba Ilmu di Jakarta

Senin, 6 Juli 2026 | 12:48

Nama Kampung Pakojan di Kota Tangerang ternyata memiliki sejarah yang berkaitan erat dengan perjalanan seorang tokoh agama yang pernah menimba ilmu di kawasan Pakojan, Jakarta Barat.

HIBURAN
3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36

Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill