Pemkot Tangerang Klaim Job Fair Jadi Solusi Atasi Pengangguran
Jumat, 3 April 2026 | 14:45
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menargetkan program Gampang Kerja akan mendorong penyerapan tenaga kerja yang lebih besar di tahun mendatang.
TANGERANGNEWS.com-Sepekan jelang Bulan Ramadhan 1940 H, sejumlah harga komoditas bahan pokok di Kota Tangerang Selatan telah mengalami kenaikan yang signifikan.
Dari pantauan Tangerangnews di Pasar Serpong, Tangsel, pada Senin (29/4/2019), mendapati beberapa harga yang naik secara signifikan mencapai 30 hingga 50%.
Diantaranya terjadi pada harga komoditas bahan pokok seperti bawang putih, cabe rawit dan telur ayam. Sedangkan harga komoditas bahan pokok lainnya seperti bawang merah, beras, minyak goreng dan lainnya masih relatif stabil.
Salah seorang penjual sembako, Ucok, 31, mengungkapkan kenaikan harga yang paling besar terjadi pada harga bawang putih dan cabe rawit.

"Bawang putih yang naik, sebelumnya hanya Rp10 ribu, sekarang menjadi Rp13 ribu seperempat. Selain itu yang juga tinggi, harga cabe rawit. Sebelumnya Rp8 ribu, sekarang jadi Rp12 ribu seperempat," beber ucok kepada TangerangNews.
Kenaikan harga kedua komoditas tersebut, kata Ucok, sudah terbiasa, lantaran menjelang bulan Ramadhan. "Pembeli pun sudah memaklumi, jadi pembeli juga ngerti," tambahnya.
Sementara, Was Rifah, 50 yang juga seorang penjual sembako mengatakan, menjelang puasa ini memang lumrah terjadi kenaikan harga. Kalau untuk saat ini yang sudah naik telur ayam.
"Telur ayam yang tadinya Rp23 ribu, sekarang jadi Rp25 ribu per kilogramnya. Ini semua karena peminat telur yang naik karena menjelang puasa," tukasnya.
Was Rifah mengaku kenaikan belum terjadi pada komoditas lainnya. "Kalau beras masih sama (harganya), minyak goreng juga sama Rp11 ribu perliter, garam Rp2 ribu perbungkus dan terigu juga masih sama Rp7 ribu perkilo," tuturnya.(RAZ/RGI)
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menargetkan program Gampang Kerja akan mendorong penyerapan tenaga kerja yang lebih besar di tahun mendatang.
TODAY TAGBaru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern
Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.
Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews