Connect With Us

May Day! Pemkot Tangsel Siapkan 1000 Unit Rumah Murah untuk Buruh

Rachman Deniansyah | Rabu, 1 Mei 2019 | 16:55

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany hadir dalam kegiatan Hari Buruh Internasional atau May Day di MS Futsal Soccer, Serpong, Tangsel, Rabu (1/5/2019). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan merespon satu dari empat tuntutan buruh yang disampaikan pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di MS Futsal Soccer, Serpong, Tangsel, Rabu (1/5/2019) 

Empat tuntutan tersebut diantaranya revisi PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan, perbaikan pelayanan BPJS Kesehatan maupun ketenagakerjaan, pengadaan perumahan murah buat buruh dan Perlindungan korban PHK serta pengangguran maupun perlindungan pekerja migran.

Salah satunya dari empat tuntutan tersebut, yakni terkait pengadaan perumahan murah buat buruh langsung direspon Pemkot Tangsel. 

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany yang hadir dalam peringatan May Day itu mengatakan, bahwa pihaknya telah menyediakan perumahan murah bagi para buruh. 

"Kami sudah dapat informasi dari PP Urban, hampir selesai pengerjaan rumah di Ciputat untuk buruh. Karena lokasinya ada di Tangsel. Saya harap para buruh bisa memanfaatkan ini karena biayanya kan ada subsidinya dan saya sudah minta Disnaker untuk langsung koordinasi dengan PP Urban dan serikat pekerja maupun buruh," jelas Airin. 

Airin menambahkan, bahwa rumah murah itu nantinya akan berbentuk layaknya seperti apartemen. 

"Sehingga fasilitas pembangunan apartemen itu untuk pemanfaatan rumah layak huni. Karena itu kan salah satu yang diminta buruh kepada Gubernur dan saya (Wali Kota Tangsel)," imbuhnya.

Dengan adanya rumah tersebut, kata Airin, tentu akan membantu dan akan dapat memudahkan para buruh.

Ketua Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Tangsel, Vanny Sompie.

"Harapannya bisa memudahkan para pekerja dekat dengan tempat bekerja, permintaan dari kawan-kawan buruh jika pemerintah bisa lakukan akan kami lakukan," ujar Airin.

Sementara, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Tangsel, Purnama Wijaya, mengatakan, untuk menempati rumah murah yang berjumlah 1000 unit itu, tentu ada beberapa persyaratan yang harus dipatuhi. 

"Unitnya ada 1.000 kalo engga salah. Tentunya persyaratan ada, seperti sudah masuk keanggotaan BPJS, juga sudah terdaftar di serikat pekerja. Untuk harganya minimal Rp200 juta satu unit, bentuknya seperti apartemen," bebernya.(RMI/HRU)

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

KAB. TANGERANG
Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:28

Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tangerang mengamankan 13 warga negara (WN) Tiongkok karena diduga kuat melakukan penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill