Connect With Us

Baru Dua Kecamatan Selesai Pleno, KPU Tangsel Kebut Rekapitulasi

Yudi Adiyatna | Minggu, 5 Mei 2019 | 19:00

Suasana rapat pleno rekapitulasi suara tingkat kota Tangsel di Hotel Marylin Serpong Utara, Minggu (5/5/2019). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan mulai menggelar pleno rekapitulasi suara tingkat Kota Tangsel, Minggu (5/5/2019) di Hotel Marylin Serpong Utara, Kota Tangsel. Rekapitulasi tingkat Kota sendiri digelar KPU sejak tanggal 5 hingga 7 Mei mendatang.

Ketua KPU Tangsel Bambang Dwitoro  menyebutkan, hingga saat ini baru dua dari tujuh kecamatan di Tangsel yang selesai proses rekapitulasinya di tingkat PPK dan kemudian akan dilanjutkan untuk pleno di tingkat Kota Tangsel.

"Proses rekapitulasi sejak tanggal 18 April dibuka dan yang sudah selesai baru Kecamatan Setu dan Serpong Utara," sebut Bambang. 

Pihak KPU Tangsel, kata Bambang, mengaku optimis dalam kurun waktu dua hari kedepan seluruh rekapitulasi suara di tingkat kecamatan di Tangsel akan selesai dan berita acaranya bisa dibacakan dalam pleno di tingkat Kota.

"Lima kecamatan lagi akan selesai. Besok (rencananya) Serpong, Ciputat Timur dan dua berikutnya Pamulang dengan 931 TPS dan Pondok Aren 799 TPS," sebut Bambang.

Sementara itu, Wakil Wali kota Tangsel Benyamin Davnie yang hadir mewakili Pemkot Tangsel mengucapkan turut menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran penyelenggara pemilu, kepolisian dan parpol yang telah mensukseskan perhelatan pemilu di Tangsel. 

Selain itu, Benyamin pun mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya empat orang anggota KPPS yang wafat dalam menjalankan tugas kepemiluannya di Tangsel.

"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KPU, PPK, KPPS, Bawaslu hingga PTPS. Dan kami memohon maaf apabila pemerintah kota belum maksimal dalam mendukung proses rekapitulasi penghitungan suara di masing-masing Kecamatan," kata Benyamin.(RAZ/RGI)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

PROPERTI
Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya

Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:06

Calon pembeli rumah kini bisa melihat langsung hunian Allurea Type E di Asthara Skyfront City.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill