Connect With Us

Sisa Satu Hari, 4 Kecamatan di Tangsel Belum Kelar Rekapitulasi Suara

Yudi Adiyatna | Senin, 6 Mei 2019 | 20:00

Suasana rapat pleno rekapitulasi suara tingkat kota Tangsel di Hotel Marylin Serpong Utara, Senin (6/5/2019). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Empat kecamatan dari tujuh kecamatan di Kota Tangerang Selatan hingga kini belum usai proses rekapitulasi penghitungan suara di tingkat PPK. Tersendatnya rekapitulasi itu karena terlalu banyaknya jumlah TPS. Sehingga  proses rekapitulasi yang dimulai sejak Kamis (18/4/2019) ini pun belum juga usai.

Empat Kecamatan itu yakni Pamulang, Pondok Aren, Ciputat dan Ciputat Timur.

Diketahui, Kecamatan Pamulang tercatat memiliki jumlah TPS terbanyak dengan 931 TPS, Kecamatan Pondok Aren 799 TPS, Kecamatan Ciputat 607 TPS, Kecamatan Ciputat Timur 505 TPS.

Sementara, tiga Kecamatan yang sudah selesai rekapitulasi di tingkat KPU Kota Tangsel yaitu Kecamatan Serpong dengan 410 TPS, Kecamatan Serpong Utara 353 TPS dan Kecamatan Setu 214 TPS. Total keseluruhan TPS di Tangsel sebanyak 3.819 TPS

Ketua KPU Tangsel Bambang Ditiro menyebutkan pihaknya bahkan telah menambah jumlah panel di Kecamatan Pamulang dan Pondok Aren, yang sebelumnya terdapat 4 panel (kelompok) menjadi 8 dan 7 panel. Dengan harapan bisa mempercepat proses rekapitulasi penghitungan suara di Kecamatan tersebut.

"Sudah kita tambah panelnya. Jadi satu komisioner PPK bisa memimpin dua panel sekaligus," terang Bambang di Hotel Marylin, Serpong Utara, Senin (6/5/2019).

Pihaknya pun menargetkan, Selasa (7/5/2019) esok seluruh Kecamatan di Tangsel bisa selesai proses rekapitulasi suaranya dan kemudian bisa dilanjutkan di tingkat Kota sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

"Rekapitulasi tingkat kota tanggal 7 (Mei) paling terlambat, sampai saat ini belum ada edaran perpanjangan waktu," jelas Bambang.

Bambang pun menyebut, esok rekapitulasi pleno tingkat Kota Tangsel akan kembali dilanjutkan mulai pukul 10.00 WIB dengan sisa 4 Kecamatan yang harus diselesaikan untuk kemudian dibawa ke Tingkat Provinsi pada Rabu (8/5/2018) mendatang.

"Mudah-mudahan selesai, sebenarnya kalau tidak ada masalah sejam dua jam selesai (per kecamatan)," tandasnya.(MRI/RGI)

TANGSEL
Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil langkah tegas menyusul merebaknya kasus gangguan pencernaan dan muntaber yang menimpa warga Perumahan Serpong Lagoon, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill