Connect With Us

Hujan Deras, Bocah Perempuan Hanyut di Kali Ciputat

Rachman Deniansyah | Jumat, 10 Mei 2019 | 10:47

Tim pencarian bocah hanyut ke dalam aliran air kali saat hujan deras di wilayah Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat, Tangsel (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang bocah hanyut ke dalam aliran air kali saat hujan deras di wilayah Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat, Tangsel, Kamis (9/5/2019) petang.

Dari informasi yang dihimpun, korban yang merupakan anak kecil berjenis kelamin perempuan berusia sekitar 5 tahun itu, hanyut saat tengah bermain di pinggir kali sekitar pukul 16.30 WIB.

"Anak perempuan umur 5 tahun yang hanyut di sungai (itu) berdomisili di Pondok Cabe," jelas Kapolsek Ciputat, Kompol Jimy Sama saat dikonfirmasi, Jumat (10/5/2019) dini hari.

Diketahui, korban bermain bersama kembarannya di sekitaran rumah yang sedang banjir. Saat bermain, sandal korban hanyut dan korban mengejar, tanpa disadari terbawa arus dan masuk ke dalam saluran air. 

"Lagi dicari di aliran sungai tapi belum ketemu sampai dengan sekarang," ungkapnya. 

Untuk itu, Jimy mengaku sampai saat ini pihaknya telah menerjunkan 5 personelnya, dibantu oleh Polisi udara, serta elemen lainnya untuk terus melakukan upaya pencarian.

"Anggota Polsek dan Polisi Udara dibantu dengan relawan di sungai Cipayung Mas, sudah mencari di aliran sungai," bebernya.(RAZ/HRU)

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill