Connect With Us

Innalillahi! Pria Ini Tewas Terserempet Kereta di Serpong

Rachman Deniansyah | Jumat, 17 Mei 2019 | 16:22

Polisi bersama warga sekitar mengevakuasi jenazah yang menjadi korban setelah terserempet Kereta Rel Listrik (KRL) di Perlintasan Kereta Api jalur Rawa Mekar Jaya - Serpong. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria yang belum diketahui identitasnya menghembuskan nafas terakhirnya setelah terserempet Kereta Rel Listrik (KRL) di Perlintasan Kereta Api jalur Rawa Mekar Jaya - Serpong, yang melintasi Jalan Batam, Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangsel, Jumat (17/5/2019) siang. 

Kejadian nahas tersebut terjadi sekitar pukul 12.10 WIB saat korban sedang berjalan kaki diarea sekitar rel kereta api tersebut.

"Entah karena tak melihat atau apa, tiba-tiba korban terserempet dan terpental," ucap Sutina, 53, warga di lokasi kejadian kepada TangerangNews.

Menurut keterangan Sutisna juga, ia tidak mengenal korban, sehingga korban bukan warga setempat. 

Saat peristiwa itu terjadi, lanjut Sutisna, awalnya ia tidak menyangka terjadi kecelakaan tersebut. Namun, ia mendengar suara rem kereta tak seperti biasanya.

"Saya hanya dengar seperti suara rem yang berdenyit, seperti suara besi yang tertahan. Awalnya gak curiga, tapi ternyata pas dilihat ada yang terserempet," tuturnya.

Korban pun menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi dengan kondisi luka pada bagian belakang kepala dan hidung mengeluarkan darah,.

Korban telah dievakuasi sekitar pukul 14.30 WIB dari lokasi kejadian. "Korban telah dibawa ke RSUD Tangerang," ucap petugas keamanan stasiun yang enggan dituliskan namanya.(RMI/HRU)

BANTEN
Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:04

Berbagai inovasi tekonologi karya anak bangsa dari sejumlah perguruan tinggi dipamerkan dalam ajang Banten Festival Teknologi 2026 yang dihelat oleh Paguyuban Pasundan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill