Connect With Us

BPOM Temukan Makanan Berformalin di Pasar Modern Bintaro

Yudi Adiyatna | Jumat, 17 Mei 2019 | 16:47

Petugas dari Dinas Kesehatan Tangsel saat melakukan pengujian Lab bahan makanan di pasar Tangerang Selatan. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Selama bulan Ramadan 1440 Hijriyah ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tangsel beserta Dinas Kesehatan Tangsel dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Serang, Banten, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah pasar untuk memeriksa bahan makanan serta makanan (pangan).

Salah satu aktivitas untuk menguji makanan yang beredar bebas dari bahan yang berbahaya bagi kesehatan, tim gabungan tersebut kembali menemukan pangan mengandung formalin dan boraks di Pasar Modern Bintaro, Tangsel, Jumat (17/5/2019).

Petugas dari Dinas Kesehatan Tangsel saat melakukan pengujian Lab bahan makanan di pasar Tangerang Selatan.

"Tadi dari hasil laboratorium makanan, kami mengambil 23 sampel makanan, baso, tahu, kikil ada dua terindikasi formalin dan borak. Jenis mie dan satu lagi itu bahan dasar untuk membuat kerupuk tidak boleh dijual, bahan dasarnya borak," ujar  Kepala Labkesda Dinkes Tangsel Dokter Hanum Latifa usai melakukan pengecekan.

Ditambahkan personel BPOM, bahwa berdasarkan hasil uji laboratorium di lapangan tersebut, mie kuning tersebut mengandung bahan berbahaya. Hasil uji tersebut akan diperkuat kembali dengan uji di laboratorium.

"Dampaknya (bagi) kesehatan, untuk formalin dampak jangka panjang 10 tahun ke depan l, bisa ke gagal ginjal dan kanker," kata Faisal Mustofa Kasie Pemeriksaan BPOM Banten.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tangsel Maya Mardiana mengungkapkan pelaksanaan sidak kali ini selain melakukan pengecekan keamanan bahan makanan juga untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan kestabilan harga jelang Idul Fitri.

"Sidak kali ini tujuannya adalah untuk ketersediaan bahan pokok, kemudian untuk stabilisasi harga sembako menjelang Idul Fitri. Kemudian ada juga sidak pangan berbahaya baik bahan baku maupun bahan pangan yang siap saji oleh Dinkes, BPOM, satgas Polres turun kelapangan agar pasar tradisional aman baik ketersediaan, harga dan keamanan," jelas Maya(RMI/HRU)

TEKNO
Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang

Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang

Jumat, 9 Januari 2026 | 15:33

Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.

NASIONAL
Bahlil Pastikan Bensin Campur Etanol 10 Persen Berlaku Mulai 2028

Bahlil Pastikan Bensin Campur Etanol 10 Persen Berlaku Mulai 2028

Jumat, 9 Januari 2026 | 12:23

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan kebijakan pencampuran etanol sebesar 10 persen ke dalam bahan bakar minyak jenis bensin atau E10 mulai diberlakukan paling lambat pada 2028.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill