Bupati Tangerang Dukung Pendidikan Antikorupsi Masuk Sekolah
Selasa, 12 Mei 2026 | 00:59
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.
TANGERANGNEWS.com-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan menggelar buka bersama sekaligus menyerahkan santunan kepada Pahlawan Demokrasi di Kantor Bawaslu Tangsel, Jalan Alamanda, Rawa Buntu, Serpong, Tangsel, Minggu (19/5/2019).
Penyerahan santunan diberikan kepada pihak keluarga salah satu pahlawan demokrasi yang gugur dalam pagelaran pesta demokrasi, 17 April silam, yakni Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) 49, Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, Eti Hartati, 39.
Diketahui, Eti kelelahan setelah dirinya mengawal kotak suara hingga sampai ke panitia pemungutan suara (PPS) dan kemudian sempat jatuh. Hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis (26/4/2019) lalu.
Ketua Bawaslu Tangsel Muhamad Acep menjelaskan, santunan tersebut diserahkan melalui Bawaslu Provinsi Banten yang juga hadir di lokasi.
"Penyerahan uang santunan dari Bawaslu provinsi sebesar Rp36 juta," jelasnya saat dikonfirmasi.
Dijelaskan Acep, hal tersebut dikarenakan uang santunan yang diberikan oleh Bawaslu RI itu diserahkan ke masing-masing provinsi.
"Karena uang duka ada di Dipa Provinsi masing-masing sehingga yang menyerahkan dari Provinsi," ujarnya.(RAZ/RGI)
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.
TODAY TAGMemulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Menonton serial bertema kriminal memang selalu memberikan sensasi tersendiri bagi para pecinta hiburan. Mulai dari kasus pembunuhan misterius, aksi mafia internasional, hingga permainan psikologi antara polisi dan penjahat
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews