Connect With Us

Bawaslu Tangsel Beri Santunan ke Pahlawan Demokrasi yang Gugur

Rachman Deniansyah | Minggu, 19 Mei 2019 | 22:00

Kegiatan buka bersama sekaligus penyerahan santunan kepada Pahlawan Demokrasi di Kantor Bawaslu Tangsel, Jalan Alamanda, Rawa Buntu, Serpong, Tangsel, Minggu (19/5/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan menggelar buka bersama sekaligus menyerahkan santunan kepada Pahlawan Demokrasi di Kantor Bawaslu Tangsel, Jalan Alamanda, Rawa Buntu, Serpong, Tangsel, Minggu (19/5/2019).

Penyerahan santunan diberikan kepada pihak keluarga salah satu pahlawan demokrasi yang gugur dalam pagelaran pesta demokrasi, 17 April silam, yakni Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) 49, Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, Eti Hartati, 39. 

Diketahui, Eti kelelahan setelah dirinya mengawal kotak suara hingga sampai ke panitia pemungutan suara (PPS) dan kemudian sempat jatuh. Hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis (26/4/2019) lalu. 

Ketua Bawaslu Tangsel Muhamad Acep menjelaskan, santunan tersebut  diserahkan melalui Bawaslu Provinsi Banten yang juga hadir di lokasi.

"Penyerahan uang santunan dari Bawaslu provinsi sebesar Rp36 juta," jelasnya saat dikonfirmasi. 

Dijelaskan Acep, hal tersebut dikarenakan uang santunan yang diberikan oleh Bawaslu RI itu diserahkan ke masing-masing provinsi. 

"Karena uang duka ada di Dipa Provinsi masing-masing sehingga yang menyerahkan dari Provinsi,"  ujarnya.(RAZ/RGI)

KAB. TANGERANG
Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42

Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill