AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TANGERANGNEWS.com-Menjelang Hari Raya Idul Fitri, jasa penukaran uang menjadi salah satu yang dicari. Bahkan, saat ini sudah bisa ditemukan di wilayah Pasar Cimanggis, Jalan Jakarta-Bogor, Ciputat, Tangsel.
Hanya dengan bermodal uang pecahan, seorang penyedia jasa penukaran uang pecahan sudah bisa beroperasi.
Seperti Nur, 47, yang sudah selama enam tahun menjadi spesialis penyedia jasa penukaran uang pecahan.
Bersama anaknya, Nur menunggu para penukar di pinggir jalan. Biasanya, Nur menukar uang pecahan sejumlah Rp100 ribu dengan margin sebesar Rp10 ribu.
"Lebihnya Rp 10 ribu, jadi kalau Mas mau nukar Rp 100 ribu, bayar ke saya Rp 110 ribu," jelas Nur kepada TangerangNews, Kamis (23/5/2019).
Nur mengaku, bahwa pekerjaannya juga dapat membantu masyarakat yang hendak menukar uang, tanpa harus antre di Bank.
"Ya daripada ngantri panjang di Bank, apalagi puasa begini. Mending ke kita sini, tanpa ribet kita bantu menukarkan," imbuhnya.
Nur menyebut, untuk saat ini masih sedikit yang mau menukarkan uang kepadanya, diperkirakan akan ramai ketika mendekati lebaran.
"Biasanya ramainya itu H-5 sebelum lebaran, kalau kaya sekarang emang masih sepi," tukasnya.
Lebih lanjut Nur bertutur, bahwa momok yang menakutkannya dan teman seprofesinya, yakni peredaran uang palsu. Karena menurutnya tak hanya merugikan pengguna jasa penukaran, melainkan juga sangat merugikan bagi penyedia jasa penukaran seperti dirinya.
"Ya paling ngeri sama uang palsu, kita harus hati-hati. Walaupun alhamdulillah saya gak pernah kena, tapi harus teliti," tukasnya.(MRI/RGI)
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TODAY TAGSektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews