Connect With Us

Jelang Idul Fitri, Jasa Penukaran Uang Menjamur di Ciputat

Rachman Deniansyah | Kamis, 23 Mei 2019 | 17:00

Para penyedia jasa penukaran uang yang mulai bermunculan didaerah Tangsel. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menjelang Hari Raya Idul Fitri, jasa penukaran uang menjadi salah satu yang dicari. Bahkan, saat ini sudah bisa ditemukan di wilayah Pasar Cimanggis, Jalan Jakarta-Bogor, Ciputat, Tangsel. 

Hanya dengan bermodal uang pecahan, seorang penyedia jasa penukaran uang pecahan sudah bisa beroperasi. 

Seperti Nur, 47, yang sudah selama enam tahun menjadi spesialis penyedia jasa penukaran uang pecahan.

Bersama anaknya, Nur menunggu para penukar di pinggir jalan. Biasanya, Nur menukar uang pecahan sejumlah Rp100 ribu dengan margin sebesar Rp10 ribu. 

"Lebihnya Rp 10 ribu, jadi kalau Mas mau nukar Rp 100 ribu, bayar ke saya Rp 110 ribu," jelas Nur kepada TangerangNews, Kamis (23/5/2019).

Nur mengaku, bahwa pekerjaannya juga dapat membantu masyarakat yang hendak menukar uang, tanpa harus antre di Bank. 

"Ya daripada ngantri panjang di Bank, apalagi puasa begini. Mending ke kita sini, tanpa ribet kita bantu menukarkan," imbuhnya. 

Nur menyebut, untuk saat ini masih sedikit yang mau menukarkan uang kepadanya, diperkirakan akan ramai ketika mendekati lebaran. 

"Biasanya ramainya itu H-5 sebelum lebaran, kalau kaya sekarang emang masih sepi," tukasnya. 

Lebih lanjut Nur bertutur, bahwa momok yang menakutkannya dan teman seprofesinya, yakni peredaran uang palsu. Karena menurutnya tak hanya merugikan pengguna jasa penukaran, melainkan juga sangat merugikan bagi penyedia jasa penukaran seperti dirinya. 

"Ya paling ngeri sama uang palsu, kita harus hati-hati. Walaupun alhamdulillah saya gak pernah kena, tapi harus teliti,"  tukasnya.(MRI/RGI)

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill