Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel
Jumat, 4 September 2026 | 22:14
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TANGERANGNEWS.com-Menjelang Hari Raya Idul Fitri, jasa penukaran uang menjadi salah satu yang dicari. Bahkan, saat ini sudah bisa ditemukan di wilayah Pasar Cimanggis, Jalan Jakarta-Bogor, Ciputat, Tangsel.
Hanya dengan bermodal uang pecahan, seorang penyedia jasa penukaran uang pecahan sudah bisa beroperasi.
Seperti Nur, 47, yang sudah selama enam tahun menjadi spesialis penyedia jasa penukaran uang pecahan.
Bersama anaknya, Nur menunggu para penukar di pinggir jalan. Biasanya, Nur menukar uang pecahan sejumlah Rp100 ribu dengan margin sebesar Rp10 ribu.
"Lebihnya Rp 10 ribu, jadi kalau Mas mau nukar Rp 100 ribu, bayar ke saya Rp 110 ribu," jelas Nur kepada TangerangNews, Kamis (23/5/2019).
Nur mengaku, bahwa pekerjaannya juga dapat membantu masyarakat yang hendak menukar uang, tanpa harus antre di Bank.
"Ya daripada ngantri panjang di Bank, apalagi puasa begini. Mending ke kita sini, tanpa ribet kita bantu menukarkan," imbuhnya.
Nur menyebut, untuk saat ini masih sedikit yang mau menukarkan uang kepadanya, diperkirakan akan ramai ketika mendekati lebaran.
"Biasanya ramainya itu H-5 sebelum lebaran, kalau kaya sekarang emang masih sepi," tukasnya.
Lebih lanjut Nur bertutur, bahwa momok yang menakutkannya dan teman seprofesinya, yakni peredaran uang palsu. Karena menurutnya tak hanya merugikan pengguna jasa penukaran, melainkan juga sangat merugikan bagi penyedia jasa penukaran seperti dirinya.
"Ya paling ngeri sama uang palsu, kita harus hati-hati. Walaupun alhamdulillah saya gak pernah kena, tapi harus teliti," tukasnya.(MRI/RGI)
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TODAY TAGPLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten mulai melakukan pemeriksaan semester II Tahun 2026 terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews